Ticker

7/recent/ticker-posts

Prasetyo Hadi Sebut Koreksi Desain IKN, Presiden Prabowo Masih Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana

 

Prasetyo Hadi Sebut Koreksi Desain IKN, Presiden Prabowo Masih Fokus Ketahanan Lingkungan dan Bencana
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadii.@Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar

MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Pemerintah memperjelas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Koreksi tersebut tidak semata menyentuh aspek visual, tetapi mencakup perencanaan fungsi kawasan secara menyeluruh, khususnya terkait ketahanan lingkungan dan mitigasi bencana.
 
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden Prabowo meminta agar desain IKN mampu menjawab tantangan lingkungan dan perubahan iklim yang dihadapi kawasan tersebut.
 
Salah satu contoh koreksi yang disoroti adalah penambahan embung di kawasan IKN. Embung tersebut berfungsi menampung kelebihan air hujan guna mencegah banjir, sekaligus menjadi cadangan air saat musim kemarau.
 
“Desain itu dalam arti luas, termasuk fungsi kawasan. Misalnya, perlu dipikirkan penambahan embung-embung untuk mengelola air,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
 
Selain mitigasi banjir, perhatian juga diberikan pada pencegahan kebakaran hutan dan lahan di sekitar wilayah IKN. Risiko kebakaran dinilai perlu diantisipasi secara serius mengingat karakter iklim Kalimantan yang relatif panas.


Prabowo, kata Prasetyo, telah menginstruksikan Otorita IKN (OIKN) untuk menerapkan berbagai metode mitigasi kebakaran. Langkah tersebut antara lain dengan memasang sensor-sensor pemantauan di sejumlah lokasi strategis kawasan.
 
Presiden juga meminta agar seluruh sistem dan teknologi mitigasi tersebut terus diuji coba secara berkelanjutan, guna memastikan efektivitasnya dalam menghadapi ancaman kebakaran dan dampak perubahan iklim. “Kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa metode, termasuk pemasangan sensor-sensor, dan diminta untuk terus diuji coba,” jelas Prasetyo.
 
Melalui koreksi desain ini, pemerintah berharap pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada kemegahan fisik dan fungsi bangunan, tetapi juga mengedepankan ketahanan lingkungan, mitigasi bencana, serta keberlanjutan jangka panjang.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar