Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Menaker Sebut Dunia Kerja Sudah Disrupsi

 

Menaker Sebut Dunia Kerja Sudah Disrupsi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.@Youtube/Beritasatu

MAJALAHJURNALIS.Com (Purwakarta) - Di tengah guncangan teknologi, gejolak geopolitik, dan invasi kecerdasan buatan ke dunia kerja, negara diminta tak sekadar jadi penonton. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, masa depan buruh harus dijaga lewat kebijakan nyata, bukan sekadar seremoni dan nostalgia sejarah perjuangan serikat pekerja.
 
Hal itu disampaikan Menaker Yassierli dalam sambutan pada HUT KSPSI ke 53 di gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KSPSI di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Sabtu (21/2/2026).
 
Yassierli menyampaikan apresiasi atas kiprah KSPSI selama 53 tahun dalam memperjuangkan hak-hak buruh sekaligus menjaga iklim hubungan industrial tetap kondusif. Menurutnya, peran serikat pekerja menjadi semakin strategis di tengah perubahan cepat dunia kerja.


“Kita tidak bisa hanya bernostalgia. Prinsip no one left behind harus diterjemahkan dalam program nyata, agar pekerja tidak tertinggal, terpinggirkan, atau kehilangan pekerjaan,” tegasnya.
 
Sepanjang 2025, Kementerian Ketenagakerjaan telah melatih sekitar 700 ahli produktivitas serta menggelar pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lebih dari 63 titik dengan melibatkan serikat pekerja.
 
Ke depan, pemerintah akan mengoptimalkan 42 balai latihan kerja di seluruh Indonesia untuk program upskilling dan reskilling tenaga kerja, sekaligus menyiapkan SDM menghadapi peluang green jobs dan ekonomi hijau.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar