Pemain Semen
Padang, Kianz Froese, menguasai bola di depan pemain Persita FC pada laga di
Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu 8 Februari 2026.@Beritasatu.com/Tim
Media Semen Padang/Instagram.
MAJALAHJURNALIS.Com (Padang) –
Gol dari tendangan penalti Diego Mauricio pada menit-menit tambahan babak kedua
memastikan kemenangan Semen Padang FC atas Persita Tangerang 1-0 di Stadion GOR
Haji Agus Salim, Padang, Minggu (8/2/2026).
Gol kemenangan lahir dari skema
serangan di jantung pertahanan Persita Tangerang. Pemain tuan rumah lantas
dianggap dilanggar di kotak penalti, yang memicu kontroversi dari pemain dan
ofisial Persita.
Wasit Muhammad Iqballuddin sempat
mengecek serta meninjau video assistant referee (VAR) sebelum memastikan
penalti diberikan.
Gol tercipta pada menit ke-14 tambahan
waktu pada laga lanjutan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026. Wasit langsung
meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan setelah tim tuan rumah mencetak
gol.
Gol itu menjadi satu-satunya gol pada
laga ini dan membawa Semen Padang FC naik satu peringkat ke posisi 16 klasemen
sementara BRI Super League 2025/2026. Tim kabau sirah kini mengoleksi 15 poin,
sama dengan Persijap di posisi 17, tetapi unggul selisih gol.
"Saya senang sekali kita bisa
menang 1-0 berkat anak-anak sudah bekerja keras," kata pelatih Semen
Padang FC Dejan Antonic, Minggu (8/2/2026).
Kemenangan ini menjadi momentum
positif bagi Semen Padang FC di bawah arahan Dejan Antonic, sekaligus kado
spesial bagi pelatih asal Serbia tersebut yang baru merayakan ulang tahunnya.
Sementara itu, pelatih Persita
Tangerang Carlos Pena menilai kedua tim minim peluang, tetapi penalti yang
diterima Semen Padang menentukan hasil pertandingan.
"Kami kecewa, kami kehilangan
poin dan itu sudah terjadi beberapa kali," kata Carlos Pena, dilansir dari
Antara.
Semen Padang kini hanya terpaut dua
poin dari PSBS Biak untuk keluar dari zona degradasi. Pada waktu yang hampir
bersamaan, PSBS Biak kalah 1-2 dari PSM Makassar.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar