Satresnarkoba
Polresta Pekanbaru menemukan sabu hingga ekstasi di gundukan pasir saat
menggerebek Kampung Dalam.@dok. Istimewa.
MAJALAHJURNALIS.Com (Pekanbaru) - Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melakukan
penggerebekan di kampung narkoba. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan
sejumlah barang bukti narkoba yang disembunyikan di dalam gundukan pasir.
Penggerebekan dilakukan di Kampung Dalam, Kecamatan
Senapelan, Kota Pekanbaru, pada pukul 18.30 WIB. Penggerebekan ini merupakan
patroli rutin yang ditingkatkan untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah
Pekanbaru.
"Saat kami datang, kampung itu sepi, tidak ada
orang. Hanya ada beberapa ibu-ibu di dalam rumah," kata Kasatresnarkoba
Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Tim berjumlah sekitar 9 orang dipimpin Kasatresnarkoba
Polresta Pekanbaru melakukan pemeriksaan di tempat-tempat yang dicurigai.
Awalnya polisi tak menemukan narkoba di lokasi tersebut.
Petugas kemudian mencurigai tumpukan pasir yang berada
di depan rumah warga. Salah seorang personel pun mencoba menggali-gali gunungan
pasir tersebut dan akhirnya menemukan sejumlah kantong keresek warna hitam.
"Kami yakin di situ ada narkoba, tetapi belum
kami temukan saat itu. Sampai akhirnya kami temukan ada gundukan pasir,
kemudian kami korek-korek, ternyata disembunyikannya narkoba itu di dalam
pasir," jelas Noki.
Petugas kemudian menggali gundukan pasir tersebut.
Hasilnya, ditemukan sejumlah narkoba yang disimpan di dalam beberapa kantong
kresek.
"Kami dapatkan barang bukti ada sabu, ekstasi,
dan happy five di dalam pasir itu," ujarnya.
Belum diketahui si pemilik narkoba tersebut. Polisi
juga sempat menginterogasi ibu-ibu yang di depan rumahnya terdapat gunungan
pasir tersebut, namun ia mengaku tidak tahu-menahu soal narkoba tersebut.
"Ibu-ibu itu kami tanya, mereka mengaku tidak
tahu," ucapnya.
Kampung Dalam dikenal sebagai 'kampung narkoba' karena
beberapa kali ditemukan adanya transaksi narkoba di wilayah tersebut. Kampung
tersebut bukan pertama kalinya digerebek polisi, tetapi sudah ke sekian
kalinya.
Noki mengatakan dulunya para pelaku melakukan
transaksi narkoba di dalam rumahnya. Namun kini para pelaku mengubah pola
transaksi di luar rumahnya.
"Untuk pemiliknya ini masih dalam penyelidikan,
kami akan terus mengembangkan pengungkapan ini. Dan untuk jumlah barang
buktinya masih kami hitung," tuturnya.
Dimintai konfirmasi, Kapolresta Pekanbaru Kombes
Muharman Arta mengapresiasi jajaran Satresnarkoba atas pengungkapan narkoba di
kampung tersebut. Ia juga menegaskan komitmen Polda Riau dalam memberantas
narkoba.
"Kami berkomitmen serius dalam pemberantasan
narkoba dan sesuai perintah Pak Kapolda, kami akan lakukan tindakan tegas bagi
siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkotika. Kami akan tindak tegas tanpa
pandang bulu," kata Muharman.
Sumber : detiknews
|
|


0 Komentar