Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Begal Kembali Beraksi di Medan, 2 Wanita Jadi Korban

 

Begal Kembali Beraksi di Medan, 2 Wanita Jadi Korban
Pelaku TSR (18) usai ditangkap petugas polisi.@dok. Polres Pelabuhan Belawan.

MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) – Bekal kembali marak di Medan, kali ini terjadi pada 2 wanita jadi korban pembegalan di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Salah satu pelaku berhasil ditangkap, tiga lainnya masih dalam pengejaran.
 
AKP Agus Purnomo Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dilansir dari detiksumut mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, dekat Simpang Kampung Kurnia, Rabu (30/9/2026) sekira pukul 06.00 WIB. Akibat kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor, ponsel, uang tunai Rp 1,2 juta, dan barang berharga lainnya.
 
"Saat itu, Nomi Lestari Sitohang bersama Sarah Suci Aulia Sitohang mengendarai sepeda motor Honda Vario merah untuk mengantar Sarah ke tempat kuliah," ungkapnya, Rabu (14/10/2026).
 
Ketika melintas di lokasi kejadian, keduanya dihentikan sejumlah pelaku yang salah satu di antaranya membawa kayu balok. Hal itu membuat korban ketakutan dan terjatuh dari atas sepeda motor.
 
Melihat hal itu, para pelaku lalu mengambil sepeda motor milik korban. Pelaku juga mengambil paksa tas berisi perlengkapan kuliah dan uang tunai Rp 1,2 juta serta ponsel milik korban.
 
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi. Petugas kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan mengidentifikasi para pelaku.


Hingga akhirnya petugas berhasil menangkap pria berinisial TSR (18). Pelaku ini ditangkap di Jalan Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (13/10/2026).
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, TSR mengaku melakukan aksi tersebut bersama tiga orang lainnya berinisial D, F, dan D.
 
"TSR diduga berperan mengancam korban menggunakan kayu balok, sedangkan dua rekannya diduga membawa sepeda motor," jelas Agus.
 
Dari hasil penjualan barang curian, TSR mengaku mendapat bagian Rp 100 ribu. Polisi masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
Agus mengatakan pihak kepolisian masih mendalami keterlibatan pelaku lainnya dalam kasus tersebut.
 
"Kami juga terus mendalami keterlibatan pihak lain agar perkara ini dapat ditangani sesuai ketentuan hukum," ujarnya. (red)

Posting Komentar

0 Komentar