MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) -Timnas Indonesia berhasil
menorehkan sejarah dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Skuad Garuda mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah kedua tim
bermain imbang 2-2 hingga 120 menit di Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB. Empat pemain Indonesia yang maju
sebagai eksekutor, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne
Pattynama, sukses menjalankan tugas. Sementara itu, Thailand gagal melalui dua
kesempatan setelah tendangan Sarach Yooyen membentur mistar dan eksekusi
Nattapong Sayriya ditepis Emil Audero. Jay Idzes turut
merayakan keberhasilan tersebut meski tidak dapat berada di lapangan bersama
rekan-rekannya. Kapten Timnas Indonesia itu menyaksikan perjuangan skuad Garuda
melalui siaran langsung dari Belanda karena masih menjalani pemulihan cedera. Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 terasa
semakin spesial karena menjadi trofi perdana Indonesia pada edisi pertama
turnamen tersebut. Kesuksesan ini sekaligus mengakhiri penantian 35 tahun
Timnas Indonesia untuk kembali meraih gelar di level senior. Jay Idzes Sebut Gelar Ini Akan
Selalu Dikenang Idzes menyampaikan apresiasinya
kepada seluruh pemain dan staf Timnas Indonesia setelah melihat rekan-rekannya
mengangkat trofi. Ia menyebut perjuangan tersebut menghasilkan kenangan yang
akan terus diingat. Bek berusia 26 tahun itu memang
tidak bisa terlibat langsung dalam perjalanan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Meski begitu, ia tetap memberikan dukungan dari Belanda dan mengikuti
pertandingan final melalui live streaming. "Terima kasih kepada seluruh
pemain dan staf yang telah memberikan kenangan serta kebahagiaan yang akan
membekas seumur hidup bagi kita semua," tutur Jay Idzes dalam unggahannya
di akun Instagram pribadi, Selasa (6/10/2026). Apresiasi untuk Mental Pantang
Menyerah Idzes juga memberikan penghargaan
khusus kepada mentalitas para pemain Indonesia saat menghadapi Thailand. Skuad
Garuda harus melewati situasi sulit setelah Thailand mampu membalikkan keadaan
meski bermain dengan 10 pemain.
Indonesia kemudian mendapat
kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui Baggott menjelang pertandingan
berakhir. Setelah skor 2-2 bertahan hingga akhir extra time, perjuangan Indonesia
akhirnya ditentukan melalui adu penalti. "Kalian pantang menyerah. Di
tengah segala hambatan dan masa-masa sulit, kalian menunjukkan bahwa kita mampu
meraih apa pun saat berjuang bersama. Inilah semangat dan makna sejati dari
Indonesia," lanjut Jay Idzes. "Perjalanan kita tidak berhenti
di sini. Ini hanyalah permulaan. Kita Garuda!" tegas bek klub Sassuolo
tersebut. Idzes Masih Fokus Pulihkan Cedera Idzes harus melewatkan FIFA ASEAN
Cup 2026 setelah mengalami cedera ketika memperkuat Sassuolo menghadapi
Juventus pada 13 September 2026. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani
pemulihan selama beberapa pekan. Namanya kemudian tidak masuk dalam
daftar 23 pemain Indonesia untuk turnamen tersebut. Posisi kapten Timnas
Indonesia pun diberikan kepada Kevin Diks selama Idzes menepi. Saat ini, Idzes menjalani proses
pemulihan di Belanda. Ia melakukan rehabilitasi di Fysiomed Amsterdam,
fasilitas yang melibatkan lebih dari 60 spesialis dan memiliki pusat medis
olahraga untuk rehabilitasi, kedokteran olahraga, fisioterapi, pengujian, serta
latihan performa. Fysiomed Amsterdam dikenal menangani
atlet profesional dalam proses pemulihan cedera. Idzes kini fokus menjalani
tahapan tersebut sebelum kembali beraktivitas di lapangan. Sumber : Bola.net
0 Komentar