Warga saat menggeruduk kos yang diduga tempat
prostitusi di Sidimpuan. (Dok. Istimewa)
MAJALAHJURNALIS.Com (Sidimpuan) - Satu video yang menyebutkan ratusan warga
menggeruduk kos-kosan karena diduga menjadi tempat prostitusi, viral di media
sosial. Peristiwa itu terjadi di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut).
Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Rabu (21/2/2024), tampak
peristiwa itu terjadi di depan sebuah rumah berwarna oranye. Rumah itu disebut
merupakan kos-kosan yang diduga menjadi tempat prostitusi tersebut.
Di depan rumah itu sudah ramai warga berkumpul. Ada juga personel
TNI/Polri di lokasi.
Warga tersebut terlihat tengah adu mulut dengan seorang pria berbaju
hitam. Terdengar juga suara warga lainnya ikut menyampaikan keluhan mereka.
Kapolsek Hutaimbaru AKP Ida Meri membenarkan
informasi kejadian itu. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi di salah satu
kos-kosan di Kelurahan Tobat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Senin (19/2).
Warga telah menggeruduk kos itu sejak sore hari.
"Menurut keterangan masyarakat, pihaknya sudah berulang kali
menyampaikan keberatan kepada pihak kelurahan dan pemilik kos-kosan karena
diduga menjadi tempat prostitusi," kata AKP Ida, Rabu.
Ida mengatakan warga meminta kos-kosan dengan 50 kamar itu segera
ditutup. Selain itu, warga juga meminta agar lurah dan kepling setempat diganti
karena dinilai tidak becus menangani permasalahan tersebut.
Pihaknya pun mencoba memediasi permasalahan itu. Mediasi tersebut turut
dihadiri oleh camat, lurah, tokoh masyarakat dan juga penjaga kos-kosan.
"Kami pihak dari kepolisian akan menjunjung tinggi keamanan
masyarakat. Kepada pemilik agar mendengar kelurahan masyarakat dan membuat ke
arah yang lebih baik," jelasnya.
Sumber : detiksumut
0 Komentar