Anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Dahnil Ginting.@Foto: Ist/Aktual Online
MAJALAHJURNALIS.Com (Labuhanbatu) - Tak perlu penelusuran mendalam, akhirnya
anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Dahnil Ginting mengaku sebagai anggota dewan
yang mendampingi PT. Agrinas Palma Nusantara saat mencoba merampok lahan sawit
seluas 500 H di Labuhan Batu. Kepada Aktual Online, Dahnil Ginting
mengaku kehadirannya bersama pihak agrinas akhir Maret 2026 lalu tidak masuk
dalam agenda kunjungan resmi maupun kerjasama khusus anggota melainkan asas
pertemanan dengan pihak agrinas. “Saya berkawan dengan Ismoyo (red.
pihak Agrinas).Saya pribadi, Ismoyo kawan saya,” ungkapnya gamblang, Rabu
(8/4/2026) siang. Menurut keterangan Dahnil Ginting,
lahan tersebut sudah disita dan agrinas ingin mengambil lahan tersebut dengan
terlebih dahulu mengecek lokasi. Namun, Dahnil Ginting tampak gugup ditanya
bukti penyitaan terhadap lahan itu.
Berdasarkan bukti-bukti yang
dikumpulkan Aktual Online, lahan tersebut bukan sitaan. Agrinas juga belum
memiliki wewenang untuk menyentuh perkara lahan itu karena masih berproses
verifikasi Satgas PKH denga kelompok tani setempat. Di sisi lain, Ketua Cahaya Kemenangan
Prabowo (Cakep) Sumut Jauli Manalu menilai bahwa dalam urusan pekerjaan, dua
lembaga berlainan atau orang dari luar instansi tidak dapat saling memengaruhi
atau mencampuri urusan kerja, meski memiliki ikatan sahabat juga keluarga. “Mana ada alasan masalah kerja, terus
gara-gara sahabat atau keluarga boleh ikut campur. Kalau memang kerjaannya
resmi, itu adalah pelanggaran,” ungkap Jauli Manalu. Di perkara ini, Dahnil Ginting
merupakan anggota DPRD sementara Agrinas adalah BUMN. Kehadiran dewan dari
Partai Gerindra di urusan lahan yang belum inkrah menjadi sitaan memunculkan
spekulasi negatif publik dan membuat nama baik Presiden Prabowo hancur. Karena
seakan-akan agrinas menjadi alat khusus orang-orang lingkaran Presiden untuk
mengolah lahan. Sumber : Aktualonline.co.id
0 Komentar