Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Dahnil Ginting Anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Gerinda Ngaku dampingi Agrinas Soal Dituding Merampok Lahan Sawit 500 Ha di Labuhanbatu

 

Dahnil Ginting Anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Gerinda Ngaku dampingi Agrinas Soal Dituding Merampok Lahan Sawit 500 Ha di Labuhanbatu
Anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Dahnil Ginting.@Foto: Ist/Aktual Online

MAJALAHJURNALIS.Com (Labuhanbatu) -  Tak perlu penelusuran mendalam, akhirnya anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Dahnil Ginting mengaku sebagai anggota dewan yang mendampingi PT. Agrinas Palma Nusantara saat mencoba merampok lahan sawit seluas 500 H di Labuhan Batu.
 
Kepada Aktual Online, Dahnil Ginting mengaku kehadirannya bersama pihak agrinas akhir Maret 2026 lalu tidak masuk dalam agenda kunjungan resmi maupun kerjasama khusus anggota melainkan asas pertemanan dengan pihak agrinas.
 
“Saya berkawan dengan Ismoyo (red. pihak Agrinas).Saya pribadi, Ismoyo kawan saya,” ungkapnya gamblang, Rabu (8/4/2026) siang.
 
Menurut keterangan Dahnil Ginting, lahan tersebut sudah disita dan agrinas ingin mengambil lahan tersebut dengan terlebih dahulu mengecek lokasi. Namun, Dahnil Ginting tampak gugup ditanya bukti penyitaan terhadap lahan itu.


Berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan Aktual Online, lahan tersebut bukan sitaan. Agrinas juga belum memiliki wewenang untuk menyentuh perkara lahan itu karena masih berproses verifikasi Satgas PKH denga kelompok tani setempat.
 
Di sisi lain, Ketua Cahaya Kemenangan Prabowo (Cakep) Sumut Jauli Manalu menilai bahwa dalam urusan pekerjaan, dua lembaga berlainan atau orang dari luar instansi tidak dapat saling memengaruhi atau mencampuri urusan kerja, meski memiliki ikatan sahabat juga keluarga.
 
“Mana ada alasan masalah kerja, terus gara-gara sahabat atau keluarga boleh ikut campur. Kalau memang kerjaannya resmi, itu adalah pelanggaran,” ungkap Jauli Manalu.
 
Di perkara ini, Dahnil Ginting merupakan anggota DPRD sementara Agrinas adalah BUMN. Kehadiran dewan dari Partai Gerindra di urusan lahan yang belum inkrah menjadi sitaan memunculkan spekulasi negatif publik dan membuat nama baik Presiden Prabowo hancur. Karena seakan-akan agrinas menjadi alat khusus orang-orang lingkaran Presiden untuk mengolah lahan.
Sumber : Aktualonline.co.id

Posting Komentar

0 Komentar