Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.@Jatam
MAJALAHJURNALIS.Com (Solo)
- Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang
Pangarep mendeklarasikan diri akan maju sebagai calon anggota DPR pada Pemilu
Legislatif (Pileg) 2029 dari daerah pemilihan (dapil) V Jawa Tengah. Wilayah
tersebut dikenal sebagai salah satu dapil paling kompetitif karena selama ini
menjadi basis politik sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua DPR Puan
Maharani.
Pernyataan itu disampaikan Kaesang
saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Solo, Sabtu
(25/7/2026) malam.
“Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan
saya sebagai ketua umum, tetapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif dapil
V Jawa Tengah. Insyaallah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di
Solo karena teritori yang diberikan kepada saya ada di Kota Solo saja,”
ujarnya.
Deklarasi tersebut menjadi sinyal awal
langkah politik Kaesang menuju Pileg 2029. Dalam kesempatan itu, ia juga
mengajak para kader PSI di Solo mempersiapkan diri menghadapi kontestasi
politik sejak dini.
Sebelum menyampaikan deklarasi,
Kaesang terlebih dahulu menanyakan kader PSI yang berniat maju sebagai calon
anggota DPRD Kota Solo. Ia kemudian mengingatkan pentingnya pembagian wilayah
kerja dan basis suara secara jelas agar tidak terjadi persaingan antarkader
dalam satu daerah pemilihan.
Menurut Kaesang, koordinasi antarcaleg
menjadi faktor penting untuk menjaga soliditas partai sekaligus memaksimalkan
perolehan suara pada Pemilu 2029.
“Jadi harus bisa saling koordinasi di
lapangan. Karena saya tahu biasanya nomor 1 sama nomor 2 saling gesekan karena
basis suaranya sama, tetapi tidak ada yang mau mengalah, ya sudah akhirnya
malah berantem di internal sendiri. Saya tidak mau ada hal-hal seperti itu yang
terjadi di Pemilu 2029 nanti. Sanggup ya untuk caleg-caleg di sini,” tandas
Kaesang.
Selain membahas strategi pemenangan,
Kaesang Pangarep meminta seluruh kader PSI aktif hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, kedekatan dengan warga menjadi modal penting untuk meningkatkan
kepercayaan publik terhadap partai.
Ia menilai keterlibatan kader dalam
berbagai kegiatan sosial akan membuat kehadiran PSI lebih dirasakan masyarakat,
mulai dari menghadiri pengajian hingga melayat ketika ada warga yang meninggal
dunia.
“Hadir di tengah masyarakat, entah itu
ada pengajian ya ikut, ada yang meninggal ya kita datang sebagai masyarakat
untuk mengucapkan duka kepada tetangga atau temannya di sini. Saya hanya ingin
memberikan pesan kepada struktur-struktur yang ada di Solo, yaitu mengenai
kekompakan antarsatu sama lain. Bagi yang tidak nyaleg, saya minta dukungannya
agar terus solid untuk terus bisa memenangkan pemilu yang ada di 2029 nanti,”
ucap Kaesang.
Putra sulung putra Presiden ke-7 RI
Joko Widodo (Jokowi) itu juga meminta jajaran pengurus PSI, mulai dari tingkat
DPD Kota Solo hingga dewan pimpinan ranting, menjaga kekompakan menjelang agenda
politik nasional mendatang.
Sebagai informasi, dapil V Jawa Tengah
meliputi Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. Kawasan ini
kerap dijuluki sebagai "dapil neraka" karena menjadi arena persaingan
sejumlah tokoh politik nasional.
Salah satu figur yang selama ini
mendominasi dapil tersebut adalah Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan
(PDIP), Puan Maharani, yang telah empat kali terpilih sebagai anggota DPR dari
daerah pemilihan tersebut.
Dengan deklarasi maju dari Dapil V Jawa
Tengah, Kaesang Pangarep diperkirakan akan menghadapi persaingan yang ketat
pada Pileg 2029. Meski demikian, ketua umum PSI itu menegaskan fokusnya saat
ini adalah membangun soliditas organisasi, memperkuat kerja kader di lapangan,
dan meningkatkan kedekatan partai dengan masyarakat sebagai bekal menghadapi
kontes politik mendatang.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar