Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

APPI Sumut Minta Kapolda 'ATENSI' Dampak Maraknya Begal di Percut Sei Tuan Deli Serdang

 

APPI Sumut Minta Kapolda 'ATENSI' Dampak Maraknya Begal di Percut Sei Tuan Deli Serdang
Ilustrasi gambar pembegalan dijalan.@net

MAJALAHJURNALIS.Com (Deliserdang) – Wilayah hukum Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, rentan rawan Begal.
 
Pengamatan Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (DPW APPI) Provinsi Sumatera Utara, bahwa belakangan ini marak terjadi tindakan Pencurian dengan Kekerasan yang lazim disebut dengan ‘Begal’.
 
Senin tanggal 02 November 2026, seorang guru berusia 29 tahun berinisial T dilaporkan menjadi korban pembegalan oleh sekitar 3 orang pelaku saat hendak berangkat mengajar.



Diterangkan Thamrin BA Ketua DPW APPI Sumut kepada awak media, Senin (2/11/2026) siang ditemui di Simpang Bandung Desa Bandar Setia, “Peristiwa ini menambah panjang rentetan kasus kejahatan jalanan dan pencurian yang meresahkan warga di wilayah Desa Bandar Setia, dalam beberapa pekan terakhir ini.
 
Berdasarkan catatan redaksi, ada beberapa kejadian menonjol sebelumnya di kawasan yang sama pada tanggal 24–25 Oktober 2026 (Kasus Pembacokan/Pencurian).Terjadi aksi kekerasan bersenjata tajam di Dusun II, Pasar XII, tepatnya di depan Kedai Aceh, Desa Bandar Setia. Seorang pemuda bernama M. Raihan terluka akibat sabetan senjata tajam saat berusaha mengejar pelaku yang awalnya diduga begal, namun belakangan diduga merupakan pelaku pencurian yang kepergok warga dan berhasil melarikan diri dari kejaran warga.
 
Dan pada 26 Oktober 2026 (Pencurian Motor), Aksi kriminalitas lain terekam kamera CCTV di Perumahan Griya Nabila 6, Jalan Lapangan 2, Desa Bandar Setia, dimana komplotan pencuri berhasil menggasak 2 unit sepeda motor warga.


Tindakan kriminal di Percut Sei Tuan menambah daftar hitam kenyamanan warga, kejadian yang berulang-ulang kerap kali terjadi sangat meresahkan warga Desa Bandar Setia sekitarnya, sekaligus bagi pengendara sepeda motor khususnya para pedagang dan pekerja.
 
Wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan disinyalir rawan Begal, seperti di Desa Seantis areal lokasi Tambak Bayan, Desa Kolam dan desa-desa lainnya yang kerap muncul Medsos maupun diberita-berita online.
 
“Tindakan pembekalan ini sudah tak bisa ditolerir lagi, ini sudah sangat meresahkan warga. Diharapkan kepada Kapolda Sumut, Atensinya terhadap maraknya tindakan kejahatan ‘Begal’ dikawasan Kecamatan Percut Sei Tuan. Begitu juga dengannya jajaran di Polrestabes Medan dan Polsek Medan Tembung agar tanggap terhadap persoalan ini. Warga sudah ketakutan untuk melakukan aktivitasnya, karena sudah tidak nyaman lagi dalam berkendaraan dijalan raya”, tutup Thamrin. (red)

Posting Komentar

0 Komentar