Pemain AC Milan Rafael Leao merayakan
gol pada pertandingan Serie A Liga Italia mekawan Lazio di San Siro, Milan, Italia,
Sabtu, 29 November 2025.@AP/Antonio Calanni.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta)
- Rafael Leao
memberi sinyal kuat kariernya bersama AC Milan akan segera berakhir. Penyerang
tim nasional Portugal itu mengungkapkan keinginannya untuk mencari pengalaman
baru di kompetisi lain setelah menyelesaikan tugas bersama negaranya pada Piala
Dunia 2026.
Dalam wawancara dengan Sport TV pada
Sabtu (30/5/2026), pemain berusia 26 tahun tersebut mengakui dirinya telah
memberikan kontribusi maksimal selama berseragam Rossoneri dan merasa siap
membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya.
"Secara pribadi, saya telah
memberikan segalanya untuk AC Milan. Klub ini banyak membantu perkembangan saya
dan selalu mendukung saya saat menghadapi masa-masa sulit. Saya bersyukur bisa
meninggalkan jejak dalam sejarah klub," ujar Leao.
Ia menegaskan, setiap pesepak bola
memiliki ambisi untuk terus berkembang, termasuk dirinya yang kini mulai memikirkan
tantangan berikutnya.
"Setiap orang memiliki ambisi dan
saya bermimpi mendapatkan tantangan baru di liga yang berbeda. Jika itu
terjadi, saya akan sangat bahagia karena merasa telah menyelesaikan tugas saya
di AC Milan," lanjutnya.
Leao menyampaikan pernyataan tersebut
saat menghadiri acara promosi merek pakaian miliknya yang juga dihadiri pemain
baru Chelsea, Geovany Quenda.
Meski spekulasi mengenai masa depannya
makin menguat, Leao belum bersedia membahas secara rinci tujuan berikutnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan bermain di Inggris, Spanyol, atau Arab
Saudi, ia memilih mengalihkan fokus pada agenda terdekat bersama Portugal.
"Saat ini yang paling penting
adalah Piala Dunia dan bagaimana saya bisa membantu tim nasional semaksimal
mungkin. Setelah itu saya akan mempertimbangkan pilihan terbaik untuk
melanjutkan karier dan tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa,"
katanya.
Leao bergabung dengan AC Milan pada
2019 setelah didatangkan dari Lille. Transfer tersebut bernilai sekitar 35 juta
euro ditambah kepindahan Tiago Djalo ke klub Prancis tersebut.
Sejak tiba di San Siro, perkembangan
Leao berlangsung sangat pesat. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta
kreativitasnya di lini depan membuatnya menjelma menjadi salah satu pemain sayap
paling berbahaya di Eropa.
Puncak performanya terjadi pada musim
2021/2022 ketika ia memainkan peran penting dalam membawa AC Milan meraih gelar
Serie A pertama mereka dalam lebih dari satu dekade. Pada musim yang sama, Leao
juga dinobatkan sebagai pemain terbaik kompetisi.
Selama tujuh musim membela Rossoneri,
Leao berkembang menjadi salah satu ikon klub. Mengenakan nomor punggung 10 yang
legendaris, ia mencatat lebih dari 200 penampilan di berbagai ajang.
Kontribusinya juga terlihat dari
catatan statistik yang impresif. Pemain asal Portugal itu berhasil mencetak
lebih dari 50 gol serta menyumbang lebih dari 40 assist untuk AC Milan.
Selain membantu klub meraih Scudetto,
Leao juga menjadi bagian penting saat Milan menembus semifinal Liga Champions
pada 2023, sebuah pencapaian yang mengembalikan klub ke level elite Eropa.
Namun, musim 2025/2026 menjadi periode
yang mengecewakan bagi Milan. Kegagalan mengamankan tiket Liga Champions
disebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat kemungkinan berakhirnya
kebersamaan Leao dengan klub.
Meski performa tim mengalami naik
turun dalam dua musim terakhir, Leao tetap menjadi salah satu sumber kreativitas
utama dalam serangan Milan. Ketertarikan dari sejumlah klub besar Eropa maupun
Timur Tengah juga terus mengiringi namanya dalam beberapa jendela transfer
terakhir.
Pada musim yang baru berakhir, Leao
mencatatkan 10 gol dan tiga assist dalam 31 pertandingan di semua kompetisi.
Angka tersebut memang tidak setinggi musim-musim terbaiknya, tetapi ia tetap
menjadi salah satu pemain yang paling menentukan dalam skuad Milan.
Kini, pada usia 26 tahun dan berada
pada periode puncak kariernya, Leao tampaknya siap mengambil langkah besar
berikutnya. Dengan pengalaman panjang di Serie A dan status sebagai salah satu
bintang utama AC Milan, ia ingin mengakhiri perjalanannya di San Siro dengan
kenangan manis sebelum memulai petualangan baru.
Meski belum mengungkapkan destinasi
berikutnya, pernyataan Leao menjadi indikasi paling jelas sejauh ini bahwa masa
depannya kemungkinan tidak lagi berada di Milan. Setelah Piala Dunia 2026
berakhir, keputusan besar terkait klub barunya diperkirakan akan segera
diumumkan.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar