Ticker

7/recent/ticker-posts

Peringkat SMA Terbaik Versi Nilai TKA

 

Peringkat SMA Terbaik Versi Nilai TKA
Ilustrasi Foto.@dokumentasi Kemendikdasmen


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Media sosial kembali dihebohkan dengan daftar peringkat SMA terbaik di Indonesia berdasarkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Lalu sekolah mana yang berada di peringkat pertama?
 
Diketahui, data ini dibagikan pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Persiapan Pelaksanaan TKA tahun 2026 di Jakarta, 27-29 Januari 2026 lalu oleh Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Data itu kemudian dibagikan oleh beberapa sekolah yang tertera dalam daftar tersebut.
 
Salah satunya, Madrasah Insan Cendekia (MAN IC) Serpong yang mengumumkan bila sekolahnya berada di peringkat 3 nasional. Selain itu, pengumuman juga diunggah oleh SMA Unggulan RUSHD yang menyatakan berada di peringkat ke-8.
 
"SMA Unggulan Rushd meraih peringkat 8 nasional di pengumuman hasil TKA 2028. Menempatkan SMAU Rushd di top 10 nasional dan peringkat 2 di Jawa Tengah," ungkap SMAU Rushd yang berlokasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dikutip dari postingan Instagram resminya, Jumat (30/1/2026).
 
17 SMA Terbaik se-Indonesia Versi Nilai TKA. Adapun 17 SMA terbaik versi nilai TKA berdasarkan data tersebut, yaitu:
 
  1. SMAN Unggulan MH Thamrin: Jakarta
  2. SMA Pradita Dirgantara: Jawa Tengah
  3. MAN Insan Cendekia Serpong: Banten
  4. SMA Labschool Kebayoran: Jakarta
  5. SMA Kristen 1 Penabur: Jakarta
  6. SMA Labschool Jakarta: Jakarta
  7. SMAS Unggul Del: Sumatera Utara
  8. SMA Unggulan RUSHD: Jawa Tengah
  9. SMA ST Aloysius: Jawa Barat
  10. SMA Kristen 3 Penabur: Jakarta
  11. MAN Insan Cendekia Pekalongan: Jawa Tengah
  12. SMAK Penabur Gading Serpong: Banten
  13. SMAS Pesantren Unggul Al Bayan: Jawa Barat
  14. SMAN 3 Yogyakarta: DI Yogyakarta
  15. SMA Santa Ursula: Jakarta
  16. SMAN 6 Yogyakarta: DI Yogyakarta
  17. MAN IC Padang Pariaman: Sumatera Barat
 

Dibantah Kemendikdasmen
 
Mengetahui hal ini, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Toni Toharudin angkat bicara. Ia menegaskan bila data yang beredar tidaklah resmi.
 
"Itu ga resmi, yang paparan hanya mengolah saja untuk kepentingan internal SMA," katanya dikonfirmasi detikEdu melalui pesan daring, Jumat (30/1/2026).
 
Data tersebut adalah bahan paparan yang diolah untuk kepentingan internal Direktorat SMA. Toni kembali mengingatkan bila TKA tidak dirancang untuk meranking siswa, sekolah, daerah, ataupun guru.
 
"TKA berfungsi sebagai alat diagnosis mutu pembelajaran, untuk melihat capaian akademik serta menjadi dasar perbaikan kebijakan, pembelajaran, dan pendampingan satuan pendidikan," ucapnya.
 
Sesuai regulasi yang ada, hasil TKA bisa digunakan secara terbatas sebagai bahan pertimbangan seleksi jenjang selanjutnya. Untuk itu, Toni kembali menegaskan hasil TKA yang beredar seharusnya tidak dipublikasikan sekolah dan tidak bisa diklaim sebagai peringkat.
 
"Penggunaan TKA yang tidak tepat berpotensi menimbulkan stigma dan salah tafsir," tegas Toni.
Sumber : detikedu 

Posting Komentar

0 Komentar