Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Komitmen Seorang Pemimpin Menurut Islam dalam Memimpin

 

Komitmen Seorang Pemimpin Menurut Islam dalam Memimpin
Syeh Muhammad Ricky Ramadhan.@MJ/Pribadi

MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) - Dalam Islam, memimpin bukanlah jabatan untuk dimuliakan, melainkan amanah yang berat yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
 
Rasulullah SAW bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”(HR. Bukhari & Muslim).
 
Maka, komitmen seorang pemimpin Muslim tidak diukur dari banyaknya proyek atau sorotan kamera, tapi dari 3 pilar utama ini:

 
1. KOMITMEN TAUHIDUL QIYADAH: “Allah di Atas Segalanya”

Pemimpin Islam menempatkan hukum dan ridha Allah sebagai kompas utama. Kebijakan dibuat bukan untuk menyenangkan kelompok, tapi untuk menegakkan keadilan, kemaslahatan, dan melindungi yang lemah.
 
Umar bin Khattab RA berkata: “Seandainya seekor kambing terperosok di pinggir Sungai Eufrat, aku khawatir akan ditanya oleh Allah: ‘Mengapa kamu tidak meratakan jalannya, wahai Umar?’”
 
Itulah rasa takut seorang pemimpin kepada Allah, bukan kepada rakyat.



2. KOMITMEN ADALAH KEKUATAN: ‘AL-‘ADLU ASASUL MULK’


“Keadilan adalah fondasi kekuasaan”. Tanpa adil, kekuasaan akan runtuh dari dalam. Komitmen pemimpin Islam adalah:

  1. Adil kepada rakyat kecil: Tidak ada anak-anak  yang kekurangan gizi, tidak ada rakyat yang tertindas karna kebijakan, tidak ada UMKM yang dipersulit izin.
  2. Adil dalam membagi anggaran: Dana tak hanya untuk gedung megah di pusat kota, tapi juga merata ke pelosok desa.
  3. Adil pada diri sendiri: Tidak korupsi, tidak nepotisme, tidak hidup mewah di atas penderitaan rakyat.
 
Nabi Yusuf AS meminta jadi Bendahara Mesir dengan alasan:
“Sesungguhnya aku adalah orang yang dapat dipercaya lagi berilmu.” [QS. Yusuf: 55].

 
3. KOMITMEN KHIDMAH: “Pemimpin adalah Pelayan”


Islam membalik logika dunia. Pemimpin bukan “TUAN”, tapi “Khadimur Ra’iyah” - Pelayan Rakyatnya.
 
Komitmennya adalah turun ke bawah, mendengar, dan menyelesaikan masalah nyata. Seperti Rasulullah SAW yang menjenguk orang sakit, memperbaiki sandal sendiri, dan bermusyawarah dengan para sahabat.
 
Pemimpin yang berkomitmen akan berkata: “Saya ada untuk memudahkan urusanmu, bukan menyusahkanmu.”



*Pemimpin yang Diinginkan Langit*
 

Singkatnya, komitmen pemimpin dalam Islam adalah: Bertakwa, Berilmu, Beramah, dan Berkhidmat.
 
Dia tidak mencari kekuasaan, tapi kekuasaan yang mencarinya karena dipercaya. Dia tidak takut kehilangan jabatan, tapi takut kehilangan Ridha Allah.
 
Karena pada akhirnya, sejarah hanya akan mencatat dua hal: “Dia memimpin untuk dirinya, atau dia memimpin untuk umatnya.”
 
“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian cintai dan mereka mencintai kalian…” (HR. Muslim).
 
(Artikel ini ditulis oleh : Syeh Muhammad Ricky Ramadhan Kabid Pendidikan dan Pelatihan Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (DPW APPI) Provinsi Sumatera Utara)

Posting Komentar

0 Komentar