FKTLML Akan Surati Panglima TNI, KSAL hingga Presiden Prabowo Subianto
![]() |
| Terekam kamera saat personil TNI AL melarang para petani melakukan penanaman dilahan yang selama ini dikelola mereka.@MJ |
Hadir kala itu Perwakilan DPRD Deli Serdang Siswo Adi Suwito, DPRD Sumut Wagirin Arman, Dinas Pertanian Deli Serdang dan Kabag SDM Polresta Deli Serdang Kompol Menson Nainggolan. Pak Kompol Menson berpesan agar saya tetap jadi motor penggerak anggota dan tidak segan koordinasi dengan instansi terkait demi suksesnya program ketahanan pangan
MAJALAHJURNALIS.Com
(Deliserdang) - Ketua Forum Kelompok
Tani Desa Limau Manis Medan Senembah (FKTLML), Umar Samosir, Selasa
(23/6/2026), mempertanyakan kehadiran
jajaran Komando Daerah Maritim (Kodaeral) 1 TNI Angkatan Laut yang menggelar
kegiatan dilahan pertanian Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten
Deli Serdang pada hari Rabu (17/6/2026) lalu.
Menurutnya
lahan tersebut selama ini telah dikelola oleh Kelompok Tani Binaan FKTLML untuk
program Ketahanan Pangan.
Lalu
mengapa tiba-tiba ada personil dari Angkatan Laut ingin menguasai lahan yang selama
ini kami kelola dan sudah bertahun-tahun. Anehnya lagi, oknum Angkatan Laut itu
melakukan kegiatan serimonial penanaman cabai yang dihadiri pejabat Kodaeral 1,
seperti; - Kapoksahli Kodaeral 1 Kolonel Mar Rivelson Saragih.
- Aster Kodaeral 1 Kolonel Laut (Teknik) Evi Bayu.
- Danpomal Kodaeral 1 Kolonel Laut (PM) Triono Adi Susilo.
- Danpomal Kodaeral 1 Kolonel Laut (PM) Triono Adi Susilo.
- Danpomal Kodaeral 1 Kolonel Laut (PM) Triono Adi Susilo.
- Dandenintel Kodaeral 1 Kolonel Laut Dwi Prasetyo.
- Kadispen Kodaeral 1 Kolonel Eko C. Yudianto.
- Kadister Kodaeral 1 Kolonel Mar Farick.
- Kadiskum Kodaeral 1 Kolonel Laut Haridus, dan.
- Kadisenlek Kodaeral 1 Kolonel Laut Robert Sirait.
Masih
dijelaskan Umar, dalam kegiatan itu turut hadir juga Rahman dari PMO Aset PTPN
1 Regional 1 (d/h) PTPN II dan dari Pemkab Deli Serdang hadir Kabid Tanaman
Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Dian D. Ginting bersama Kepala UPT
Pertanian Yanti, serta unsur Satpol PP Deli Serdang. Seperti
penjelasan Kadispen Kodaeral 1 Kolonel Eko C. Yudianto yang kami dengar, bahwa program
ini bentuk dukungan TNI AL terhadap kebijakan pemerintah memperkuat ketahanan
dan kemandirian pangan nasional lewat optimalisasi lahan produktif. Padahal
lahan yang ingin dikuasai TNI AL adalah lahan seluas ±270 hektare rencananya
ditanami kedelai, cabai, padi, ubi dan jagung. Tahap awal difokuskan ke kedelai
sebagai komoditas utama. Dan itu yang selama ini dikerjakan oleh para petani
tergabung di FKTLML.
Menurutnya
lahan tersebut selama ini telah dikelola oleh Kelompok Tani Binaan FKTLML untuk
program Ketahanan Pangan.
Lalu
mengapa tiba-tiba ada personil dari Angkatan Laut ingin menguasai lahan yang selama
ini kami kelola dan sudah bertahun-tahun. Anehnya lagi, oknum Angkatan Laut itu
melakukan kegiatan serimonial penanaman cabai yang dihadiri pejabat Kodaeral 1,
seperti;
Masih
dijelaskan Umar, dalam kegiatan itu turut hadir juga Rahman dari PMO Aset PTPN
1 Regional 1 (d/h) PTPN II dan dari Pemkab Deli Serdang hadir Kabid Tanaman
Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Dian D. Ginting bersama Kepala UPT
Pertanian Yanti, serta unsur Satpol PP Deli Serdang.

Personil Kodaeral 1 TNI AL sedang menanam cabai dilahan warga yang selama ini dikerjakan masyarakat petani.@MJ
Kami
dari FKTLML sangat kecewa, karena kegiatan itu terjadi tumpang-tindih dengan
program ketahanan pangan yang sudah kami jalankan dilahan yang sama sejak lama.
Kami menduga, ini hanya akal-akalan saja. “Kami
sudah jauh-jauh hari melaksanakan program ketahanan pangan dilahan ini. Tahun
lalu kami sudah menanam ubi dan jagung sebagai bagian dari program nasional”,
jelas Umar lagi. Ia
mengingatkan, lahan itu juga pernah dikunjungi pejabat daerah dan Forkopimda saat
program ubi-jagung berjalan. Hadir
kala itu Perwakilan DPRD Deli Serdang Siswo Adi Suwito, DPRD Sumut Wagirin
Arman, Dinas Pertanian Deli Serdang dan Kabag SDM Polresta Deli Serdang Kompol
Menson Nainggolan. “Pak
Kompol Menson berpesan agar saya tetap jadi motor penggerak anggota dan tidak
segan koordinasi dengan instansi terkait demi suksesnya program ketahanan
pangan”, kata Umar kepada awak media mengulangi perkataan Kompol Merson
Nainggolan. “Tiba-tiba
Angkatan Laut ingin mengelola lahan yang selama ini kami kelola. Naifnya, ada
anggota yang dapat tekanan agar tidak lagi menanam ubi lagi. Kami hanya petani
biasa yang mencari nafkah dan mendukung program pemerintah. Selama ini juga
kami terdata dan dapat pupuk dari pemerintah,” ujarnya kecewa.

Personil Kodaeral 1 TNI AL sedang menanam cabai dilahan warga yang selama ini dikerjakan masyarakat petani.@MJ
Umar
juga menyoroti keterlibatan TNI AL dilahan pertanian, “Setahu saya tugas
Angkatan Laut hanya menjaga wilayah kemaritiman, batas negara di laut, serta
pilar pertahanan keamanan negara. Seharusnya melindungi rakyat, bukan membuat rakyat
petani terusik mencari rezeki,” tegasnya. Ia
mempertanyakan dasar hukum klaim lahan itu. Mengacu SK Kepala BPN No.
42/HGU/BPN/2002 tentang perpanjangan HGU di Deli Serdang, poin H menyebut lahan
seluas 1.360,6900 hektare termasuk daerah Limau Manis tidak diberi perpanjangan
HGU ke PTPN 2. Lahan itu justru harus melalui proses pemberian hak tersendiri
karena belum bersertifikat/belum terdaftar. “Kalau
kita lihat SK BPN itu, tanah Limau Manis belum diterbitkan sertifikat haknya.
Kami sudah kelola lahan ini lebih 25 tahun Kenapa tiba-tiba diklaim?” tanyanya. Atas
kondisi itu, Umar menyatakan akan mengirim surat resmi ke Panglima TNI, KSAL
hingga Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan meminta kejelasan dan
perlindungan hukum bagi rakyat petani yang selama ini terlindungi. “Kami
berharap ada kejelasan dan perlindungan bagi rakyat petani yang selama ini
mengelola lahan dan menjalankan program ketahanan pangan nasional”, pungkasnya.
(AS)
Umar
juga menyoroti keterlibatan TNI AL dilahan pertanian, “Setahu saya tugas
Angkatan Laut hanya menjaga wilayah kemaritiman, batas negara di laut, serta
pilar pertahanan keamanan negara. Seharusnya melindungi rakyat, bukan membuat rakyat
petani terusik mencari rezeki,” tegasnya.





0 Komentar