Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bayi 8 Bulan Dibuang Orangtuanya, Nenek Eti Selamatkan Hidupnya. Inilah Kisahnya…

 

Bayi 8 Bulan Dibuang Orangtuanya, Nenek Eti Selamatkan Hidupnya. Inilah Kisahnya…

Kisah Siti, Anak yang dibuang orangtuanya, sejak Bayi 8 bulan lalu diangkat oleh Nenek Eti Penjual Daun


MAJALAHJURNALIS.Com (Solo) - Kisah Siti dimulai 13 tahun lalu. Saat ia masih bayi merah berusia 8 bulan, dunia seolah kiamat baginya. Ayah dan ibunya berpisah, lalu membuangnya begitu saja.
 
Namun, Tuhan mengirimkan seorang malaikat tanpa sayap bernama Nenek Eti (72). Meski tak ada setetes pun darah yang sama mengalir di tubuh mereka, Nenek Eti memungut Siti dari dinginnya dunia. Dengan sisa tenaga dari berjualan daun pisang, ia membesarkan Siti dengan penuh kasih di Solo, Jawa Tengah.
 
Bagi Siti, Nenek Eti adalah segalanya, dialah ibu, ayah, sekaligus pelindung nyawanya. Kini, keadaan berbalik. Nenek Eti yang dulu perkasa mencari nafkah kini sering jatuh sakit. Tubuh tuanya tak lagi sanggup memikul beban. Melihat kondisi itu, Siti tak tinggal diam. Sepulang sekolah, gadis kecil ini menanggalkan tasnya dan mengganti pundak neneknya sebagai tulang punggung.

la berkeliling menjajakan sayuran atau makanan milik tetangga. Tak jarang, ia hanya membawa pulang uang Rp 10.000 setelah berjalan berkilo-kilo meter. Angka yang sangat kecil, namun bagi Siti, itu adalah penyambung nyawa dan harapan untuk membawa Nenek berobat. “Siti tak mau kehilangan Nenek.
 
Hanya Nenek yang Siti punya di dunia ini,” bisiknya lirih. Hidup mereka jauh dari kata layak. Mereka tinggal di sebuah rumah yang sebagian dindingnya telah rubuh. Tak ada uang untuk semen atau bata, sehingga lubang besar di rumah itu hanya ditutupi lembaran spanduk bekas yang bergoyang ditiup angin.
 
Meski hidup dalam kepungan kemiskinan dan kejahatan orang di jalanan, Siti tetap memeluk mimpinya erat-erat. la ingin menjadi seorang Bidan. la ingin bisa mengobati orang sakit, seperti keinginannya menyembuhkan Nenek Eti. “Siti ingin punya warung kecil, supaya tidak perlu keliling jauh dan bisa tetap menjaga Nenek di rumah. Siti ingin nabung buat sekolah sampai jadi Bidan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. (dikutip dari akun fb Poerbo Tjaraka)

Posting Komentar

0 Komentar