Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Soal Tudingan Tak Bayar Akomodasi Peserta AFF U-19. Penjelasan Walkot Rico

 

Soal Tudingan Tak Bayar Akomodasi Peserta AFF U-19. Penjelasan Walkot Rico
Wali Kota Medan Rico Waas.@Rechtin Hani Ritonga/detikcom.


MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) - Wali Kota Medan, Rico Waas, angkat bicara terkait tudingan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tidak membayar biaya akomodasi peserta Piala AFF U-19. Sejak awal dia tidak pernah berkomitmen dengan PSSI terkait pembiayaan akomodasi peserta.
 
"Sejak PSSI datang dari Februari sampai Maret, hingga ke Bulan Mei tidak ada komitmen apapun selain membenahi Stadion Teladan. Karena tanggung jawab kami adalah membenahi Stadion Teladan," ujarnya di Medan, Rabu (3/6/2026).
 
Pada 24 Mei 2026, kata dia, PSSI mengirimkan surat ke Pemkot Medan untuk meminta dukungan pembiayaan akomodasi. Namun, menurut Rico, hal itu tidak bisa dilakukan.
 
"Hingga sampai tanggal 24 Mei keluar lah surat dari organisasi (PSSI) untuk dukungan dari Pemko Medan untuk akomodasi tersebut yang di mana kami pahami secara aturan tidak bisa dilaksanakan. Maka dari itu surat tersebut kami tembuskan ke Kemendagri untuk meminta arahan pendapat masukan bagaimana ini dilaksanakan," jelasnya.
 
Politisi Partai NasDem ini mengatakan, pembiayaan akomodasi peserta tidak bisa dilakukan karena rancangan APBD Kota Medan tahun 2026 telah disahkan.
 
"Bagaimana kawan-kawan pahami setiap uang yang dikeluarkan dari pemerintah ini kan melalui rancangan APBD yang di mana surat tersebut masuk di tanggal 24 Mei, satu minggu sebelum AFF," katanya.

Rico mengaku dirinya tak bisa memenuhi permintaan dari PSSI karena harus mempertanggungjawabkan APBD Kota Medan secara transparan.
 
"Kami ingin sampaikan setiap uang APBD yang dikelola Pemko Medan ini adalah uang rakyat ini adalah uang rakyat yang harus saya pertanggungjawabkan secara akuntabel dan bisa terbuka semua ini transparan.
 
"Karena saya tidak mau ini menjadi penyalahgunaan, bahkan nanti menjadi perilaku korupsi. Jadi harus dipahami benar bagaimana cara Pemerintah Kota Medan ini menanggungnya," tutupnya.
 
Sebelumnya, beredar kabar beberapa peserta ASEAN Boys Championship 2026 dari berbagai negara terpaksa chek-out lebih dulu dari karena sampai hari ini uang hotel tidak dibayar.
 
"Kami kecewa karena Pemko Medan tidak komitmen soal akomodasi negara peserta AFF ini. Kasihan para pemain muda yang mau mengasah mental, terpaksa dipusingkan karena soal uang hotel," kata Panitia Pelaksana ASEAN Boys Championship, Muhammad Fauzi melalui unggahan di media sosial dilihat detikSumut, Selasa (2/6/2026).
 
Dia menjelaskan beberapa negara yang terpaksa keluar dari hotel di Medan di antaranya Timor Leste dan Filipina.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar