MAJALAHJURNALIS.Com (Fotonews) – Warga disekitar 4 Café esek-esek alias
remang-remang berbau maksiat menghiasi Desa Pangkal Lunang Kecamatan Kualuh
Leidong di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Provinsi Sumatera Utara resah, tak tau mau mengadu kemana lagi.
Pantauan
awak media di 4 café tersebut, layaknya Diskotik dan Club Malam dengan
menyediakan wanita penghibur hidung belang dan menyediakan minuman keras
berakohol. Herannya wanita penghibur itu membawa anak-anak dan tentunya
berdampak terhadap kejiwaan anak kedepannya.
Awak
media berhasil mengambil momen-momen penting berupa mengambil gambar (foto) dan
video untuk bahan pemberitaan kedepannya.
Herannya,
Kepala Desa Pemerintahan Desa Pangkal Lunang dan Camat Kecamatan Kualuh Leidong
dan Polsek Kualuh Hilir sepertinya terkesan tutup mata, Kabar burung terdengar,
Kedua instansi Pemerintah dan personil Polsek Kualuh Hilir sengaja tutup mata
dan telinga, sehingga keluhan warga disekeliling café tersebut tak didengar
lagi. Dan masalahnya sampai ke telinga Wartawan, akhirnya awak media melakukan
Investigasi.
Padahal,
sebelumnya ada salah satu café, sempat ditutup (disegel) karena adanya tindakan
kriminal. Dan kini sudah buka kembali. Ada Apa..Ya?
Pelacakan
awak media dilokasi, masih terus berlanjut sampai-sampai mengarah ke Bupati
Labura dan Polres Labuhanbatu terkait izin operasionalnya dan Ketertiban Umum.
(tim)
0 Komentar