Muhammad Ali Fikri Pulungan: Bertujuan menciptakan kader-kader militan untuk mengawal Kyai, Ulama dan para Ustadz-Ustadz demi NKRI
Syekh Fadli Kaukibi : GP Ansor bagian dari Sejarah
MAJALAHJURNALIS.Com (Deliserdang) - Diklatsar Banser Angkatan I Pendidikan dan Latihan Dasar bagi
Barisan Ansor Serbaguna dibuka H. Adlin Umar Yusri Tambunan Ketua Pimpinan
Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Utara yang juga Wakil Bupati
Serdang Bedagai (Sergai).
Pembukaan Diklatsar
Banser Angkatan I tersebut dibuka diaula Pondok Pesantren Tahfidz Al Quran dan
Hadist Al Faiz Jalan Bhinneka Tunggal Ika/Datuk Kabu (Pasar III) Desa Bandar
Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (22/7/2022).
Diklatsar
tersebut berlangsung selama 3 hari dari tanggal 22 s/d 24 Juli 2022 dengan jumlah
peserta sebanyak 160 dari tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Deli Serdang dan
juga diikuti beberapa perwakilan dari Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren
Al Faiz Al Kawakib.
Dalam acara
pembukaan tersebut turut hadir PC NU Deli Serdang Syafrijal, Dewan Penasehat GP
Ansor Upar Pulungan, Ketua PC GP Deli Serdang Joel Pulungan, Anggota DPRD Deli
Serdang Rahmadsyah, Mantan Walikota Medan Rahudman Harahap, Pimpinan Pondok
Pesantren Tahfidz Al Quran dan Hadist Al Faiz Buya Syekh Fadli Kaukibi serta
tamu undangan lainnya.

Muhammad Ali Fikri Pulungan

Muhammad Ali Fikri Pulungan Ketua
PAC GP Ansor Kecamatan Percut Sei Tuan didampingi Dwi Guntur selaku Ketua
Panitia saat ditemui Majalahjurnalis.com, Minggu (24/7/2022) pagi di Pondok Pesantren Al Faiz Al Kawakib seusai
acara penutupan Diklatsar Banser Angakatan I mengatakan, tujuan Diklatsar
Banser yang baru selesai ditutup oleh Kasat Korwil Sumatera Utara khususnya
Percut Sei Tuan yakni menciptakan kader-kader militan untuk mengawal Kyai,
Ulama dan para Ustadz-Ustadz demi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),
Cinta Tanah Air sebagian dari Iman.
Adapun materi yang diajarkan
didalam Diklatsar tersebut yakni; Ke-NU-an, Keaswajaan, Keansoran, Kebanseran,
Kepemimpinan serta Kebangsaan.
Pemberi Materinya diantaranya;
Kyai Zulkarnain dari NU Kota Medan dan Mukti Ali Harahap, S.Ag, Msi untuk
materi ke-NU-an, untuk Materi Kepemimpinan dibawakan Sutarto anggota DPRD Sumut
dari Fraksi PDI-P sekaligus Sekretaris PDI-P Sumut dan untuk Wawasan Kebangsaan
dibawakan H. Harun Mustapa Nasution dari Fraksi Gerindra DPRD Sumatera Utara. Dan
untuk Keaswajaan dibawakan Dr. Miskul Khairi, M.Ag serta untuk Kebangseran
dibawakan Kasat Korwil Komandan Muarif, ujar Fikri Pulungan.

Dwi Guntur
Ditambahkan Dwi Guntur, Start
dimulai pada hari Jumat pukul 15.00 Wib s/d pukul 00.00 Wib dan untuk hari
Sabtu-nya kita full acara karena ada Musabakoh Quran dan Mujahadah, setelah itu
kita kasih istrahat peserta, dihari Sabtu malam Minggunya kita mulai lagi
sampai tadi pagi yaitu Pembayatan. Dan Diklatsar ditutup sekitar pukul 08.00
Wib pagi oleh Komandan Korwil Banser Sumatera Utara.
Didalam Pembayatan Banser ini
yakni juga bertujuan memperjuangkan Baju Banser karena kita sebagai kader
Banser ini tidak segampang itu untuk dapat memakainya, maka dilakukan Diklatsar
ini sebelum peserta memakai baju Banser, mereka harus melewati beberapa tahap
atau SAL-nya setelah berhasil baru bisa mengenakan Baju Banser dan kemudian dilakukan
pembayatan, terang Dwi.
Dipenghujung wawancara, Muhammad
Ali Fikri Pulungan masih didampingi Dwi Guntur mengatakan, “Kami atas nama PAC
GP Ansor Kecamatan Percut Sei Tuan dan Panitia Diklatsar Banser mengucapkan
ribuan terimakasih kepada Syekh Fadli Kaukibi Pendiri Pondok Pesantren Tahfidz Al Quran dan Hadist Al Faiz Al Kawakib yang
berada di Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan. Beliau sangat peduli
terhadap perkembangan ke-Islam-an di Percut Sei Tuan khususnya di Deli Serdang
dan Sumatera Utara. Acara ini terselenggara berkat kemulian dan kebaikannya hati
beliau yang telah menyediakan tempat dan seluruh biayanya yang diperlukan dalam
mensukseskan acara tersebut ditanggung Buya Syeh Fadli Kaukibi. Kami dari PAC GP Ansor Kecamatan Percut Sei
Tuan bersama Panitia Acara Diklatsar Banser mengucapkan terimakasih atas kebaikan
Buya Syekh Fadli Kaukibi,” ucap Fikri Pulungan bersama Dwi Guntur.

Acara Penutupan Diklatsar Banser, Minggu (24/7/2022) pukul 08.00 Wib. @Majalahjurnalis.com
Masih dilingkungan Pesantren, Buya
Syekh Fadli Kaukibi saat ditemui Majalahjurnalis.com menyampaikan, sebagai
pendiri Pesantren Pondok Pesantren Al Faiz Al
Kawakib sangat terbuka menerima GP Ansor karena GP Ansor ini bagian dari
sejarah berdirinya NKRI.
“GP Ansor berdiri sebelum NKRI
ada 1924 dan kemudian 1934 dideklarasikan. GP Ansor ini adalah Ormas Islam yang
sangat nasionalis religius. Kita harus membantu generasi muda muslim yang
memang Diklat ini untuk upaya menciptakan mental generasi muda yang pekerja
keras siap menerima kondisi sosial punya respek kepekaan dan skill serta
profesional hingga Diklat ini memang harus kita fasilitasi infrastrukturnya
karena bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat berbangsa bernegara maupun
beragama,” pungkasnya. (TN)








0 Komentar