Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Warga Diserang Komplotan Perampok Bersajam Pada Siang Bolong di Belawan

 

Warga Diserang Komplotan Perampok Bersajam Pada Siang Bolong di Belawan
Petugas kepolisian saat menangkap pelaku perampokan di Medan Belawan.@dok. Polres Belawan.

MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) Kejahatan kembali marak didaerah Belawan sekitarnya, komplotan perampok bersenjata tajam menyerang warga saat siang bolong di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, petugas kepolisian telah menangkap dua pelaku.
 
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan komplotan itu memang berniat untuk mencuri. Namun, saat itu, korban melakukan perlawanan hingga berujung pada penganiayaan yang dilakukan oleh para pelaku.
 
"Niatnya memang melakukan pencurian, tapi faktanya penganiayaan. Kami dalami motif-motif lainnya," kata Agus dikutip dari laman detikSumut, Sabtu (14/3/2026).
 
Agus memerinci kedua pelaku adalah TA alias Popon dan BI alias Budi. Peristiwa itu terjadi pada 12 Februari 2026.
 
Saat kejadian, kata Agus, korban Jon Pieter baru saja pulang membeli makanan untuk persiapan makan malam. Lalu, saat hendak membuka gembok rumah sekaligus toko itu, korban tiba-tiba diserang oleh tiga orang pelaku yang datang dengan berjalan kaki sambil membawa senjata tajam.
 
"Para pelaku langsung menyerang korban dengan cara mencekik lehernya. Korban yang terkejut sempat melakukan perlawanan dan berusaha melepaskan diri," jelasnya.
 
Saat beraksi itu, salah satu pelaku sempat mengancam akan membunuh korban jika terus melakukan perlawanan. Namun, saat itu, korban berupaya melawan para pelaku hingga membuat ketiganya pergi.
 
Akibatnya kejadian tersebut, korban harus mengalami sejumlah luka senjata tajam, seperti di bagian dahi, jari, serta lututnya. Setelah kejadian, korban membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan.


Usai menerima laporan itu, tim gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan dan Subdit 3 Jatanras Polda Sumut menyelidiki peristiwa itu hingga akhirnya menangkap dua orang pelaku dari lokasi yang berbeda, pada Kamis (12/3/2026).
 
Selain menangkap keduanya, petugas juga mengamankan parang yang digunakan para pelaku saat beraksi. Saat ini, petugas kepolisian tengah menyelidiki lebih lanjut kasus itu.
 
"Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, diketahui bahwa para pelaku diduga merupakan residivis kasus pencurian," pungkasnya.
 
Sebelumnya diberitakan, satu video yang menarasikan komplotan perampok bersenjata tajam menyerang warga saat siang bolong di Kecamatan Medan Belawan, viral di media sosial.
 
Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, terlihat awalnya ada seorang pria yang hendak membuka kunci salah satu toko. Saat hendak membuka toko tersebut, tiba-tiba datang 3 orang pria yang mengenakan penutup wajah dan langsung menyerang pria tersebut. Mereka terlihat membawa benda seperti senjata tajam (sajam).
 
Dua orang di antaranya memegangi korban sambil menganiayanya, sedangkan satu orang lainnya berupaya membuka toko itu.
 
Korban terlihat melakukan perlawanan kepada para pelaku. Mereka sempat bergulat. Sebelum membuka pintu toko, salah satu pelaku kembali mendekati korban dan ikut menyerang korban bersama pelaku lain.
 
Pergulatan antara korban dan pelaku sampai ke tengah jalan. Tak lama, terlihat para pelaku pergi meninggalkan lokasi. Lalu, korban tampak kembali ke depan tokonya sambil mengelap wajah yang diduga telah terluka. Pengunggah menyebut peristiwa itu terjadi di Toko ACC Jalan Bunga, Kecamatan Medan Belawan. (red)

Posting Komentar

0 Komentar