Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ada Apa Kurnia? Koq Sampe Mau Jual Semua Medali Berharga...

 

Kurnia Meiga (Foto: Femi Diah/detikcom)


MAJALAHJURNALIS.Com (Surabaya) - Mantan kiper Timnas dan legenda Arema Kurnia Meiga memberi kabar mengejutkan. Tetiba, ia menjual semua medali yang diraih sepanjang kariernya sebagai pesepakbola. Ada apa?


Kabar mengejutkan ini sudah menjadi rahasia umum dalam akun Instagram Kurnia Meiga, @egahermansyah. Seperti yang dijelaskan di kolom bio IG tersebut.


"Dijual. Semua atribut sepak bola saya. For more further info please chat with my admin on +6281399384935," berikut isi bio IG Kurnia Meiga, seperti yang dilihat detikJatim, Selasa (9/5/2023).


Dalam video singkat yang diunggah 21 Maret 2023, Meiga menunjukkan semua medali yang diraih sepanjang kariernya sebagai pesepakbola. Video itu dibubuhi caption yang membuat warganet merasa miris.


"Dengan sangat berat hati, melepas semua prestasi. Yang berminat meminangnya Hub kontak di bio. Terimakasih banyak," tulis Meiga.


Warganet bereaksi di kolom komentar. Banyak dari mereka yang mempertanyakan tanggung jawab klub maupun PSSI. Banyak juga yang menaruh simpati atas keputusan Meiga menjual semua medalinya.


detikJatim sudah berupaya menghubungi nomor kontak yang dicantumkan Kurnia Meiga di Instagram. Namun sampai berita ini ditulis, belum ada respons dari pihak yang bersangkutan.


Legenda Singo Edan ini juga pernah melelang jersey original miliknya pada 17 Mei 2021. Namun itu untuk membantu korban bencana alam di NTT.


Sekilas Perjalanan Kurnia Meiga Bersama Arema


Kurnia Meiga merupakan mantan kiper Timnas dan legenda hidup Arema. Ada banyak prestasi dan gelar yang telah ia torehkan sepanjang kariernya, baik bersama klub maupun saat membela negara.


Mantan kiper Arema, Kurnia Meiga merayakan ulang tahun ke-33 tiga hari lalu. Kiper bernama lengkap Kurnia Meiga Hermansyah ini lahir di Jakarta, 7 Mei 1990.


Kurnia Meiga tercatat sebagai salah satu kiper terbaik Arema. Bahkan untuk mengenang jasanya, Arema memensiunkan nomor punggung 1 pada awal musim lalu. Itu merupakan nomor punggung Meiga selama menjaga gawang Singo Edan.


Meiga bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 pada 2007−2008. Kemudian Arema tertarik untuk memboyongnya.


Meiga memiliki postur tubuh yang ideal sebagai seorang kiper. Ia juga dikenal memiliki refleks yang bagus dan pintar dalam membaca situasi.


Meiga ditarik Pelatih Kiper Beny van Bruekelen dari Timnas Indonesia U-19. Waktu itu, Meiga belum punya pengalaman di klub profesional karena sebelumnya menimba ilmu di Diklat Ragunan dan sempat diperbantukan ke Persijap Jepara Junior.


Hanya butuh satu setengah tahun baginya untuk jadi kiper utama Singo Edan. Pelatih Arema musim 2009-2010, Robert Rene Alberts melihat bakat besar dalam diri Meiga. Meiga dipromosikan jadi kiper utama menggantikan Markus Horison yang akhirnya keluar pada putaran kedua.


Pada usia 20 tahun, Meiga membawa Arema juara ISL dan jadi pemain terbaik musim itu. Kiprahnya semakin gemilang ketika menjadi kiper Timnas senior.


Jejak Meiga bergabung dengan Singo Edan kemudian diikuti kakaknya Achmad Kurniawan. Cukup langka waktu itu, Arema memiliki kakak beradik yang semuanya dalam posisi penjaga gawang.


Ketika bermain bersama di Arema, Kurnia Meiga yang merupakan sang adik sudah lebih dulu menjadi kiper utama. Ia juga mulai mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia, baik tim U-23 maupun senior.


Namun sayang, kedua kiper itu mengakhiri kebersamaan dengan Arema pada 2017. Achmad Kurniawan tutup usia pada 10 Januari 2017 di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.


Sementara Kurnia Meiga terakhir kali terlihat saat Arema bersua Barito Putera pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, 23 Agustus 2017. Sejak laga tersebut berakhir, Kurnia Meiga bak ditelan bumi.


Ia tak pernah muncul lagi di lapangan hijau hingga akhirnya memutuskan untuk pensiun dini. Ternyata, Meiga menghilang karena mengalami gangguan fungsi penglihatan. Sehingga tak bisa lagi bermain bola.


Gelar dan Prestasi yang ditorehkan Kurnia Meiga:



1.  Bersama Arema
Liga Super Indonesia: 2009-2010
Piala Gubernur Jatim: 2013
Piala Menpora: 2013
Inter Island Cup: 2014
Piala Presiden: 2017


2. Saat Membela Timnas U-23
Medali perak Pesta Olahraga Asia Tenggara: 2011, 2013
Medali perak Pesta Olahraga Solidaritas Islam: 2013


3. Saat Membela Timnas Senior
Runner-up Kejuaraan AFF: 2010, 2016


4. Gelar Individu
Pemain terbaik Liga Super Indonesia: 2009-2010
Penjaga gawang terbaik Kejuaraan AFF: 2016
Best XI Kejuaraan AFF: 2016
Best XI Federasi ASEAN: 2017

Sumber : detikjatim

Post a Comment

0 Comments