Program mudik
gratis Lebaran 2026 dihadirkan Pemerintah Kota Salatiga sebagai bentuk dukungan
pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.@Beritasatu.com/Hanes
Walda.
MAJALAHJURNALIS.Com (Salatiga) – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, Jawa Tengah,
menyiapkan program mudik gratis bagi warga perantau untuk Lebaran 2026.
Sebanyak lima armada bus disediakan untuk mengantar para pemudik pulang kampung
dari Jakarta menuju Kota Salatiga.
Program ini
dihadirkan pemkot sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah untuk meringankan
beban ekonomi masyarakat, khususnya para perantau yang ingin merayakan Lebaran
bersama keluarga di kampung halaman.
Total lima bus
yang disiapkan terdiri dari dua armada milik Pemkot Salatiga, dua bus bantuan
Bank Jateng, serta satu bus dukungan dari Jasa Raharja. Seluruh armada tersebut
diperkirakan mampu mengangkut sekitar 250 pemudik tanpa biaya perjalanan apa
pun.
“Program mudik
gratis ini diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada
Senin (16/3/2026). Nantinya berangkat bersama-sama dengan daerah lain di Jawa
Tengah,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga Guntur Junianto
kepada Beritasatu.com, Jumat (27/2/2026).
Masyarakat
yang ingin mengikuti program mudik gratis Lebaran 2026 dapat melakukan
pendaftaran melalui aplikasi Pademateng serta wajib memiliki KTP Kota Salatiga.
Meski demikian, Pemkot Salatiga tetap membuka peluang bagi peserta dari daerah
lain apabila kuota masih tersedia.
Program mudik
gratis ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dan pekerja sektor
informal. Peserta yang diprioritaskan meliputi asisten rumah tangga (ART),
pedagang asongan, buruh pabrik dan bangunan, sopir angkutan umum, pengemudi
ojek daring, penyandang disabilitas, hingga warga yang termasuk golongan kurang
mampu lainnya.
Guntur
menambahkan, dengan program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu para
perantau membawa pulang penghasilan mereka secara utuh tanpa harus terbebani
ongkos perjalanan.
“Diharapkan
penghasilan mereka bisa bawa pulang secara utuh untuk keluarga di kampung
halaman. Serta dapat menekan angka pemudik sepeda motor yang beresiko tinggi
mengalami kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar