Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Turis Asing di Bali Jadi Korban Kejahatan. Ini Rangkaiannya…

 

Turis Asing di Bali Jadi Korban Kejahatan. Ini Rangkaiannya…
Ilustrasi turis asing di Bali.@Antara/Nyoman Hendra Wibowo.


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Turis yang berkunjung ke Bali umumnya mencari keindahan alam dan budaya yang khas. Namun, di balik pesonanya, sejumlah kasus kriminal yang melibatkan wisatawan asing turut menjadi perhatian.
 
Bahkan baru-baru ini, Kedutaan Besar Korea Selatan mengeluarkan imbauan resmi agar warganya lebih waspada saat berkunjung ke Bali.
 
Peringatan tersebut dipublikasikan pada 1 April 2026 dan menyoroti berbagai kasus serius seperti pembunuhan, penculikan, hingga pelecehan seksual yang terjadi di kawasan wisata populer seperti Jimbaran, Seminyak, dan Canggu.
 
Selain itu, lonjakan jumlah wisatawan dinilai belum sepenuhnya diimbangi sistem keamanan yang optimal, khususnya terkait kejahatan lintas negara.
 
Meski demikian, Kepolisian Daerah Bali menegaskan kondisi keamanan tetap terkendali. Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menyatakan aparat terus bekerja maksimal untuk memastikan keamanan wisatawan. Lantas, kasus apa saja yang pernah menimpa turis asing di Bali?
 
Kasus Kejahatan yang Menimpa Turis Asing di Bali
 
Berikut tujuh kasus kejahatan yang menimpa turis asing di Bali:
 
1. Mutilasi WN Ukraina di Jimbaran (Maret 2026)
Kasus pembunuhan terhadap Ihor Komarav (28), warga negara Ukraina, terungkap sebagai kejahatan yang dirancang secara sistematis oleh tujuh orang pelaku yang seluruhnya merupakan warga negara asing.
 
Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menjelaskan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan rangkaian penyidikan intensif, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) di enam lokasi berbeda.
 
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes I Gede Adhi Mulyawarwan, mengungkapkan enam TKP tersebut tersebar di wilayah Tabanan, Badung, Denpasar, hingga Gianyar. Puncaknya, potongan tubuh korban ditemukan di Muara Sungai Wos Teben, Sukawati, Gianyar.
 
“Puncaknya pada TKP keenam, ditemukan potongan tubuh korban di pinggir pantai daerah Sukawati, Gianyar,” ujarnya.
 
Polisi menduga eksekusi terjadi di salah satu titik berdasarkan temuan bercak darah serta kecocokan data GPS kendaraan pelaku. Selain itu, diketahui para pelaku telah melakukan survei selama satu bulan sebelum kejadian, menandakan perencanaan yang matang.
 
Dari tujuh tersangka, satu orang berinisial CBG asal Nigeria telah diamankan, sementara enam lainnya melarikan diri ke luar negeri dan masuk daftar pencarian orang (DPO), yakni FN, RM, DH (Ukraina), SM (Rusia), serta FA dan NP (Kazakhstan). Polisi telah berkoordinasi dengan Divhubinter Polri dan Interpol untuk pelacakan.
 
2. Perampokan geng Rusia terhadap WN Ukraina (Januari 2025)
Kasus ini melibatkan empat warga negara Rusia yang diduga merampok dan menyekap warga Ukraina bernama Igor Lermakov serta seorang sopir Indonesia.
 
Peristiwa terjadi pada 15 Desember 2024 di Jalan Tundun Penyu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, saat kendaraan korban diadang oleh dua mobil berwarna hitam.
 
Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menyebut para pelaku menggunakan masker dan membawa senjata berupa pisau, palu, dan pistol. Korban kemudian dipaksa keluar dari mobil, ditutup matanya, serta diborgol.
 
Korban dibawa ke sebuah vila di Jimbaran, tepatnya di Jalan Blong Keker, tempat ia kembali mengalami penganiayaan. Pelaku juga memaksa korban membuka akun Binance miliknya, lalu mentransfer aset kripto ke alamat tertentu.
 
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan pinggang, dengan total kerugian mencapai Rp 3,2 miliar.
 
3. Pembunuhan warga Belanda oleh WNA Brasil (Maret 2026)
Seorang warga Belanda berinisial RP (49) tewas setelah diserang dengan senjata tajam di sebuah vila di Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.
 
Peristiwa terjadi saat korban bersama kekasihnya berada di sekitar vila. Korban sempat meminta pasangannya masuk dan mengunci pintu karena mencurigai dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor.
 
Namun, pelaku langsung menyerang menggunakan pisau hingga korban mengalami luka serius dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
 
Dua pelaku yang merupakan warga negara Brasil, yakni Darlan Bruno Lima San Ana (36) dan Kalyl Hyorran (29), telah ditetapkan sebagai tersangka. Identifikasi dilakukan melalui rekaman CCTV serta temuan kendaraan yang digunakan pelaku.


Keduanya diketahui berada di Bali sejak Februari 2026 dan meninggalkan Indonesia setelah kejadian. Polisi telah mengajukan red notice ke Interpol untuk pengejaran lintas negara.
 
4. Penembakan turis Australia di Badung (Juli 2025)
Kasus penembakan terjadi di Vila Casa Santisya 1, Desa Munggu, Badung, yang menimpa dua warga negara Australia, yakni Zivan Radmanovic dan Sanar Ghanim.
 
Peristiwa berlangsung pada dini hari, saat kedua korban sedang berada di dalam vila. Zivan ditemukan tewas akibat tembakan di kamar mandi, sementara Sanar mengalami luka tembak di kamar.
 
Polisi menemukan dua senjata api, termasuk pistol kaliber 9 milimeter, di lokasi berbeda. Senjata tersebut ditemukan di aliran Subak Anyelir, Tabanan.
 
Hasil uji balistik dari Puslabfor Polri menunjukkan kecocokan antara peluru di TKP dengan senjata yang ditemukan. Selain itu, hasil DNA dari barang bukti seperti sarung tangan dan penutup wajah juga menguatkan dugaan keterlibatan pelaku.
 
Tiga orang terduga pelaku telah diamankan dan dijerat pasal pembunuhan serta penggelapan kendaraan. Namun, motif penembakan masih dalam pendalaman.
 
5. Kekerasan seksual terhadap turis Australia dan China (Maret 2026)
Kasus pertama menimpa seorang perempuan asal China berinisial RF yang menjadi korban dugaan pemerkosaan setelah pulang dari bar di Kuta Selatan.
 
Korban diduga menaiki ojek, namun pelaku justru membawa korban ke kawasan sepi di Labuan Sait, Pecatu, sebelum melakukan kekerasan seksual.
 
Setelah kejadian, pelaku sempat mengantar korban ke penginapan dan membawa kabur ponsel milik korban. Ia kemudian ditangkap saat kembali ke lokasi untuk mengembalikan ponsel tersebut.
 
Kasus kedua melibatkan seorang turis Australia berinisial KNB (22) yang menjadi korban kekerasan seksual oleh petugas keamanan tempat hiburan malam di Seminyak.
 
Peristiwa terjadi di kamar mandi perempuan sekitar pukul 04.00 Wita. Pelaku berinisial ABM (29) telah diamankan dan dijerat Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
 
6. Penangkapan buronan Interpol asal Inggris (Maret 2026)
Seorang warga Inggris berinisial SL (45) yang masuk daftar red notice Interpol diamankan di Bandara I Gusti Ngurah Rai saat tiba dari Singapura.
 
SL diduga merupakan pimpinan organisasi kriminal internasional yang terlibat dalam pencucian uang melalui perusahaan fiktif.
 
Ia kemudian dideportasi melalui rute Denpasar-Jakarta-msterdam sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mencegah Bali menjadi basis operasi kejahatan lintas negara.
 
7. Sindikat narkoba dan transaksi kripto
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jaringan narkoba internasional yang melibatkan warga Rusia dan Ukraina dengan memanfaatkan teknologi blockchain.
 
Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom menjelaskan transaksi dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, kemudian pembayaran menggunakan aset kripto.
 
“Transaksi terjadi di media sosial. Jika sudah terjalin kesepakatan, pembayarannya menggunakan mata uang kripto,” ujarnya.
 
Metode ini memungkinkan pelaku melakukan transaksi tanpa pertemuan langsung, cukup dengan berbagi titik koordinat lokasi untuk pengambilan barang.
 
BNN bersama PPATK juga terus memperkuat pengawasan, termasuk menelusuri transaksi hingga ke level exchanger serta menjalin kerja sama internasional dengan Rusia sejak 2022.
 
Berbagai kasus yang menimpa turis di Bali menunjukkan bahwa kejahatan dapat terjadi di destinasi wisata sekalipun. Meski aparat terus meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama bagi setiap turis.
 
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan wisatawan, diharapkan Bali tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi turis dari seluruh dunia.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar