Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jokowi Sindir Pedas soal Jalan Rusak di Lampung

 

Presiden Jokowi dan Mendag Zulkifli Hasan saat meninjau jalan rusak di Lampung. (Foto: Tommy Saputra/detikSumut)


MAJALAHJURNALIS.Com (Lampung Selatan) - Presiden Jokowi turun ke Lampung untuk mengecek sejumlah jalan rusak di wilayah Lampung Tengah dan Lampung Selatan. Dengan menaiki mobil RI-1, Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri menyusuri jalan-jalan rusak.
 
Usai melintasi sejumlah jalan rusak tersebut, Jokowi didampingi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan sindiran pedas ke Pemprov Lampung.
 
Saat ditanya wartawan mengenai kondisi jalan yang baru dilewatinya, Jokowi menyebut kondisi jalan tersebut mulus hingga bisa bikin tidur.
 
"Jalannya mulus, enak, dinikmati, sampai Pak Zul (Mendag) tadi tidur. Saya juga tidur," kata Jokowi.
 
"Karena mulus sampai di mobil tidur," lanjutnya singkat saat ditanyai wartawan.
 
Sindiran pedas Jokowi tersebut tentu tak sesuai kenyataannya. Padahal dapat dilihat kondisi jalan yang dilalui Jokowi tak mulus. Bahkan mobil presiden sempat nyangkut hingga tertahan 5 menit. Iring-iringan mobil presiden pun ikut terhenti.
 
Ahli Bahasa Balai Bahasa Sumatera Utara, Agus Mulia mengatakan, ucapan Jokowi tersebut memang murni sebuah sindiran.
 
Ia menjelaskan Jokowi menggunakan majas ironi dalam menyindir Gubernur Lampung Arinal Djunaidi soal kondisi jalan yang rusak tersebut.
 
"Majas Ironi," kata Agus kepada detikSumut, Minggu (7/5/2023).
 
Agus menjelaskan, alasan mengapa sindiran itu menggunakan majas ironi. Menurutnya ungkapan Jokowi saat itu tidak sesuai fakta.
 
Hal itu tentunya sesuai dengan pengertian majas ironi sebagai majas sindiran yang mengutarakan sesuatu yang sifatnya berlawanan dengan fakta sebenarnya.
 
"Majas ironi ini adalah gaya bahasa dengan kalimat sindiran. Apa yang dinyatakan atau disampaikan bertentangan dengan fakta sesungguhnya," jelasnya.
 
Bahkan tak hanya Jokowi, Agus menilai Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga ikut menyindir. Zulkifli Hasan saat itu berkelakar apabila ada orang hamil yang melalui jalan itu maka yang bersangkutan mungkin bisa melahirkan di lokasi.
Sumber : detiksumut

Post a Comment

0 Comments