Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Gudang Munisi Daerah milik Kodam Jaya terbakar dan meledak

 

Ilustrasi mobil ambulans. (Istockphoto/OgnjenO)


Ledakan terdengar sebanyak tiga kali dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 21.10 WIB. Ledakan itu menimbulkan gema


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya TNI AD di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terbakar dan meledak.
 
Mengutip dari detik.com, sejumlah mobil ambulans terlihat terparkir di dekat lokasi ledakan. Sekitar pukul 21.20 WIB, sejumlah ambulans terlihat bolak-balik.
 
Sementara untuk suara ledakan masih sesekali terdengar. Warga beserta petugas keamanan baik Kepolisian, TNI, Satpol PP hingga sekuriti setempat terus berjaga di akses-akses menuju ke gudang.
 
Berdasarkan pantauan detikcom di dekat lokasi kebakaran gudang peluru di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ledakan masih terdengar jelas dan kencang.
 
Tak ada lagi api yang membumbung tinggi seperti di video viral mengenai peristiwa kebakaran Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) milik Kodam Jaya ini. Namun, suara ledakan masih ada.
 
Ledakan terdengar sebanyak tiga kali dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 21.10 WIB. Ledakan itu menimbulkan gema.
 
Lokasi persis Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) itu ada di Kampung Parung Pinang, RT 01/RW 11, Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor. Oleh pihak TNI, kepolisian, pemadam kebakaran, hingga perangkat masyarakat, warga setempat kini sedang dievakuasi menjauh dari lokasi gudang peluru yang terbakar.
 
Sementara itu, dilaporkan jurnalis Transmedia, Bakrie, sejumlah mobil pemadam kebakaran bersiaga di cluster Visalia, Kota Wisata.
 
"Di kota wisata ini ada Cluster Visalia yang berada tepat di pinggiran sungai Cikeas, yang menjadi perbatasan antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor dan memang jarak dari cluster ini sangat dekat sekitar 1 km. sehingga seluruh warga yang bermukim dari cluster itu sudah diungsikan, tapi mereka mengungsi secara mandiri," demikian dilaporkan Bakrie untuk CNNIndonesia TV.
 
Berdasarkan keterangan salah seorang petugas damkar yang berada di Cluster Visalia, mereka memang diarahkan untuk berjaga di sana mengingat dekatnya kawasan permukiman itu dengan gudang munisi yang meledak dan terbakar--sekitar 1 kilometer.
 
Selain itu, dari cluster tersebut pun memiliki akses untuk segera merapat ke lokasi gudang yang terbakar. Saat ini petugas belum bisa masuk karena masih ada ledakan. Hal itu pun dikonfirmasi Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan kepada wartawan di sekitar lokasi.
 
"Saat ini memang kami tidak bisa masuk langsung ke lokasi karena masih ada ledakan," kata Hasan, Sabtu malam.
Sumber : CNN Indonesia 

Post a Comment

0 Comments