Anthony
Joshua.@AP Photo/Lynne Sladky
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Anthony Joshua
mendadak menjadi perhatian dunia, bukan karena pertarungan di atas ring,
melainkan akibat kecelakaan mobil maut yang terjadi di Nigeria pada Senin
(29/12/2025).
Insiden tragis ini merenggut dua nyawa
sahabat dekat sekaligus anggota timnya. Peristiwa tersebut terasa ironis karena
terjadi di tengah fase kebangkitan karier Anthony Joshua yang sempat
menunjukkan sinyal positif menjelang akhir tahun.
Siapa Anthony Joshua?
Dalam beberapa tahun terakhir,
perjalanan Anthony Joshua berada di titik krusial antara kejayaan masa lalu dan
tuntutan untuk kembali membuktikan kapasitasnya sebagai petinju elite kelas
berat.
Setelah kehilangan sabuk juara dunia, ia
harus menghadapi kritik publik, keraguan penggemar, serta tekanan besar sebagai
ikon tinju Britania Raya.
Namun memasuki penghujung 2025, Anthony
Joshua mulai menunjukkan tanda bahwa dirinya belum habis. Kemenangan pentingnya
di atas ring melawan Jake Paul dipandang sebagai pernyataan tegas bahwa ia
masih memiliki daya saing di kelas berat.
Hasil tersebut memunculkan kembali
optimisme, sekaligus spekulasi tentang kemungkinan laga besar berikutnya yang
dapat membawanya kembali ke peta persaingan utama dunia tinju.
Rekam Jejak Prestasi sang Mantan Juara
Dunia
Anthony Joshua dikenal sebagai salah
satu petinju paling sukses dalam satu dekade terakhir. Ia merupakan mantan
juara dunia kelas berat versi WBO, IBF, dan WBA sebanyak dua kali. Gelar
terpadu pertamanya ia pegang sejak Maret 2018 hingga Juli 2019.
Setelah sempat kehilangan sabuk juara,
Anthony Joshua bangkit dengan merebut kembali ketiga gelar tersebut melalui
kemenangan mutlak atas Andy Ruiz Jr pada Desember 2019.
Periode kepemimpinan gelar dunia
keduanya berlangsung hingga September 2021. Adapun gelar juara dunia pertamanya
diraih pada April 2016 setelah menang KO pada ronde kedua atas Charles Martin.
Di luar level profesional, Anthony
Joshua juga mencatatkan prestasi gemilang sebagai peraih medali emas Olimpiade
Musim Panas 2012. Ia mewakili Britania Raya di divisi kelas berat super, yang
menjadi fondasi kuat bagi karier profesionalnya di kemudian hari.
Perjalanan ke Nigeria yang Berujung
Tragedi
Di tengah momentum positif kariernya,
Anthony Joshua melakukan perjalanan ke Nigeria, negara asal keluarganya.
Kunjungan tersebut awalnya bersifat personal, tetapi berubah menjadi tragedi
ketika ia terlibat kecelakaan mobil serius di jalur Lagos–Ibadan, salah satu
ruas jalan tersibuk di negara tersebut.
Kecelakaan ini menewaskan dua sahabat
dekat Anthony Joshua yang juga merupakan bagian penting dari timnya. Joshua
sendiri berhasil selamat dan hanya mengalami cedera ringan.
Meski demikian, kehilangan dua orang
terdekat meninggalkan dampak emosional yang jauh lebih besar dibandingkan luka
fisik yang ia alami.
Kronologi Kecelakaan di Jalur
Lagos–Ibadan
Berdasarkan laporan awal, kendaraan yang
ditumpangi Anthony Joshua bersama beberapa anggota timnya mengalami kecelakaan
tunggal setelah kehilangan kendali. Mobil SUV yang mereka gunakan kemudian
menabrak kendaraan besar yang sedang berhenti di sisi jalan.
Benturan keras mengakibatkan kerusakan
parah pada bagian depan kendaraan. Dua penumpang di dalam mobil, yang merupakan
rekan dekat Anthony Joshua, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian
akibat luka serius yang tidak dapat diselamatkan.
Pemeriksaan awal mengarah pada dugaan
adanya masalah teknis pada kendaraan, termasuk kemungkinan ban pecah saat mobil
melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Kondisi jalan yang gelap serta minimnya
rambu peringatan di lokasi kejadian turut disebut sebagai faktor yang
memperparah situasi.
Kombinasi antara faktor teknis dan
kondisi infrastruktur tersebut diduga menjadi pemicu utama kecelakaan yang
berujung fatal. Otoritas setempat menyatakan penyelidikan lanjutan masih terus
dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.
Kondisi Anthony Joshua Pascakecelakaan
Anthony Joshua dilaporkan dalam kondisi
stabil setelah kecelakaan tersebut. Ia segera dilarikan ke rumah sakit di Lagos
untuk menjalani pemeriksaan dan observasi lanjutan. Tim medis memastikan bahwa
cedera yang dialaminya tergolong ringan.
Pihak manajemen menyampaikan bahwa saat
ini fokus utama Anthony Joshua adalah pemulihan fisik dan mental. Berbagai
video serta foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi kendaraan
yang ringsek, sekaligus proses evakuasi korban, yang memicu keprihatinan luas
dari publik internasional.
Kabar kecelakaan yang menimpa Anthony
Joshua dengan cepat menyebar ke berbagai penjuru dunia. Sejumlah tokoh penting
di dunia tinju, promotor, hingga sesama atlet menyampaikan belasungkawa
mendalam serta dukungan moral kepadanya.
Media internasional tidak hanya
memberitakan tragedi yang dialami Joshua, tetapi juga menyoroti isu keselamatan
lalu lintas di Nigeria, khususnya di jalur Lagos-Ibadan.
Tingginya risiko kecelakaan di kawasan
tersebut, terutama pada periode libur akhir tahun, kembali menjadi perhatian
publik.
Pemerintah setempat menyatakan
komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan
jalan serta kesiapan layanan darurat guna mencegah kejadian serupa terulang di
masa depan.
Peristiwa ini membawa dampak emosional
yang besar, tidak hanya karena kehilangan dua orang terdekat, tetapi juga
karena memengaruhi rencana profesionalnya dalam waktu dekat.
Tim Anthony Joshua menegaskan bahwa
prioritas saat ini adalah proses pemulihan mental serta penghormatan kepada
para korban. Keputusan terkait kelanjutan karier akan dipertimbangkan secara
matang setelah ia benar-benar siap secara fisik dan emosional.
Tragedi kecelakaan maut di Nigeria
menjadi babak kelam dalam perjalanan hidup Anthony Joshua. Di saat kariernya
kembali menunjukkan harapan, ia justru harus menghadapi kehilangan besar di
luar ring.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar