Ilustrasi ular.@Foto: iStock.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) -
Sebagai pemilik rumah harus waspada saat hujan deras. Selain risiko banjir yang
dapat masuk ke dalam rumah, ancaman lainnya yang harus diwaspadai yaitu
kemunculan hewan liar.
Sudah banyak kasus rumah penduduk
kedatangan 'tamu tak diundang' ketika turun hujan deras, yaitu ular dan biawak.
Kedua hewan itu bisa menyerang manusia bila merasa terancam.
Gigitan ular dan biawak bisa
menimbulkan luka cukup parah. Bila ular yang menggigit adalah jenis berbisa,
maka dapat mengancam nyawa karena bisa menyebabkan kematian.
Oleh karena itu, penting untuk
mengetahui cara mencegah ular serta biawak yang sering masuk ke dalam rumah.
Lantas, bagaimana cara mencegahnya itu? Berikut penjelasan lengkapnya.
Penyebab
Ular dan Biawak Masuk ke Rumah saat Hujan-Banjir
Dilansir detikProperti dari Critter
Ridder Texas, Selasa (13/1/2026), ketika hujan deras melanda suatu daerah maka
air bisa memenuhi lubang tempat persembunyian ular. Mau tidak mau, hewan melata
itu harus keluar dari sarangnya untuk mencari tempat yang kering dan aman.
Jika ada sarang ular di sekitar rumah,
maka ular bakal berusaha mencari tempat kering dan aman mengikuti insting,
yaitu ke dalam rumah. Beberapa tempat yang mungkin bakal dimasuki ular yakni
carport, teras depan, loteng rumah, atau gudang yang kering dan hangat.
Sama halnya seperti ular, biawak
sering bersembunyi di dalam saluran air yang lembap dan kotor. Tapi saat air
meluap akibat hujan deras, biawak harus mencari tempat yang kering supaya tak
terbawa arus.
Tidak heran jika ular dan biawak
sering kali ditemukan di dalam rumah, terutama saat turun hujan deras dan
banjir melanda. Selayaknya makhluk hidup, mereka akan mencari tempat yang
tinggi agar bisa selamat.
Cara Cegah Ular dan Biawak yang Masuk
ke Rumah
Ada beberapa cara untuk mencegah ular
dan biawak agar tidak masuk ke rumah. Dilansir dari Rattlesnake Solutions,
berikut cara-caranya:
1.
Perbaiki Celah dan Lubang di Rumah
Ular dan biawak bisa masuk ke dalam
rumah saat menemukan ada celah atau lubang. Untuk itu, sebaiknya segera
perbaiki celah atau retakan pada fondasi rumah secara permanen. Bila ada lubang
yang bermunculan di halaman rumah, segera tutup agar tak menjadi sarang ular.
2.
Buat Pagar Beton
Apabila ular dan biawak kerap kali
masuk ke rumah, cobalah untuk membangun pagar beton yang mengelilingi rumah.
Sebab, ular dan biawak tak bisa memanjat pagar tersebut.
Saat hujan turun, pastikan pagar dan
seluruh pintu rumah juga ditutup rapat. Tujuannya agar ular dan biawak tidak
bisa masuk ke dalam rumah untuk berlindung.
3.
Bersihkan Puing-Puing
Usai Banjir
Saat banjir sudah surut, segera
bersihkan puing-puing yang menumpuk di halaman dan bagian dalam rumah.
Terkadang, ular bersembunyi di antara puing-puing sampah sehingga tak disadari
oleh penghuni.
Tapi, hati-hati saat membersihkan
puing dan sisa sampah banjir. Ada beberapa benda tajam yang terkadang tak
terlihat sehingga bisa melukai tangan. Pakai sarung tangan dan sepatu boot agar
tangan dan kaki tidak terluka akibat benda tajam.
Sumber : detiksumut
0 Komentar