Sebanyak 10
sekolah di Jambi teredam banjir, sistem belajar dialihkan ke online Sebanyak 10 sekolah di Jambi teredam banjir, sistem belajar dialihkan ke online.@Beritasatu.com/Rudiansyah
MAJALAHJURNALIS.Com (Jambi) - Hujan mengguyur wilayah Jambi selama tiga hari
menyebabkan banjir di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Akibatnya,
sebanyak 10 sekolah menengah atas (SMA) terendam banjir. Alhasil, kegiatan
sekolah beralih ke pembelajaran daring
untuk sementara.
Pelaksana Tugas
(PLT) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M Umar, mengatakan dari informasi
terakhir ada sekitar sembilan hingga 10 SMA terdampak banjir.
Air masuk
hingga ke ruang kelas, sehingga kegiatan belajar mengajar di lokasi tidak
memungkinkan dilakukan secara normal.
"Dinas
Pendidikan telah mengeluarkan surat edaran untuk sekolah terdampak agar belajar
daring sementara, termasuk sekolah yang berpotensi terdampak banjir," ujar
Umar kepada wartawan, Selasa (12/1/2026).
Meski banjir
menggenangi bangunan, Umar menegaskan tidak ada barang berharga milik sekolah
yang rusak. Namun, pihak sekolah dihimbau untuk menyelamatkan aset dan perlengkapan
agar tetap bisa digunakan setelah kondisi kembali normal.
"Bangunan
dan mebel terdampak, tetapi peralatan TIK masih bisa diselamatkan oleh kepala
sekolah dan guru. Semua upaya dilakukan agar pembelajaran tidak terhenti,"
tambahnya.
Selama banjir berlangsung,
sekolah menyesuaikan metode pembelajaran sesuai kondisi. Di wilayah yang belum
memungkinkan belajar daring, siswa diberikan tugas mandiri oleh guru untuk
menjaga kontinuitas belajar tanpa membebani siswa.
Banjir di
Tanjung Jabung Timur menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan sekolah dan
fasilitas pendidikan menghadapi cuaca ekstrem.
Dinas
Pendidikan Provinsi Jambi terus memantau perkembangan dan memastikan proses
belajar tetap berjalan aman bagi siswa.
"Kami
berharap banjir segera surut, dan proses pembelajaran bisa kembali normal
setelahnya," tuturnya.
Sumber :
Beritasatu.com
0 Komentar