Tangkapan layar
dugaan pencabulan di atas kapal pompong di perairan Mubut, Batam, Kepri.@dok. Media Sosial.
MAJALAHJURNALIS.Com (Batam) -
Aksi dugaan pencabulan terhadap seorang anak perempuan terjadi di atas kapal
pompong di perairan Pulau Mubut, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Video kejadian
tersebut viral di media sosial.
Dilihat detikSumut pada Jumat (27/3/2026),
sebuah video viral menunjukkan seorang pria diduga tengah mencabuli seorang
anak perempuan di atas kapal pompong yang sedang berlayar. Kejadian itu direkam
oleh wisatawan yang tengah berlibur.
"Dah tua woy ingat umur,
istighfar woy!" teriak perekam video dalam rekaman tersebut.
Video berdurasi sekitar 22 detik itu
menunjukkan seorang pria mengenakan baju berwarna pink terlihat merangkul anak
tersebut. Dalam video, korban tampak meminta tolong sambil dipiting oleh pria
tersebut.
Pada potongan video lain, terlihat
sebuah kapal pompong lain mencoba mendekati kapal yang ditumpangi korban dan
diduga pelaku. Mereka hendak menyelamatkan korban, namun dihalau oleh pria
tersebut menggunakan parang.
Wisatawan yang merekam kejadian itu
terus berteriak meminta anak perempuan tersebut agar melompat dari kapal
pompong. Saat laki-laki tersebut lengah, anak perempuan itu memberanikan diri
untuk melompat ke laut.
"Loncat! Loncat!" ujar
perekam video memberikan instruksi.
Keterangan dalam video viral tersebut
menyebutkan bahwa pria yang diduga melakukan aksi bejat terhadap anak perempuan
itu merupakan ayah kandung korban sendiri.
"Wisatawan Pulau Mubut Batam
terkejut saat ada penggeledahan tak wajar oleh pria tua kepada gadis yang
menurut kesaksian warga adalah anaknya sendiri. Awalnya si gadis tak dapat
kabur walau ia sangat ketakutan karena dibawa ke atas perairan, namun dengan
motivasi dari wisatawan ia berani lompat," tulis keterangan dalam video viral
tersebut.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta
Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengatakan bahwa pihaknya telah
mengetahui kejadian tersebut. Ia menyebut saat ini timnya tengah menyelidiki
kejadian yang ada pada video viral itu.
"Kita monitor kejadian tersebut.
Tim saat ini sedang melakukan penyelidikan. Nanti perkembangannya akan kami
sampaikan," ujar Debby.
Sumber : detiksumut
0 Komentar