Otto Hasibuan.@Antara/Hafidz Mubarak
A.
MAJALAHJURNALIS.Com
(Pangkalpinang)
- Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan
Pemasyarakatan Otto Hasibuan mengajak masyarakat untuk saling memperkuat
kepercayaan dan menjaga kekompakan dalam menghadapi tekanan ketidakpastian
ekonomi global.
Otto
mengatakan, kerja sama dan rasa saling percaya menjadi kunci penting dalam
menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat kondisi global yang tidak
stabil.
“Kita
saling kompak dan saling percaya satu sama lainnya maka segala
persoalan-persoalan yang dihadapi sekarang ini bisa diatasi dengan baik,” ujar
Otto dilansir dari Antara, Minggu (24/5/2026).
Ia
menjelaskan, situasi ekonomi dunia saat ini masih berada di bawah tekanan
akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak terhadap perekonomian
global.
Menurutnya,
kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah menjadi fondasi utama dalam
menjaga stabilitas dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul.
“Masyarakat
harus percaya kepada pemerintah dan pemerintah juga harus percaya kepada
masyarakat agar berbagai masalah dapat diatasi dengan baik,” katanya.
Otto
juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Bangka Belitung yang
menggelar Seminar Kebangsaan bertema “Reformasi Pendidikan dan Kesadaran Hukum
sebagai Pondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia”.
Ia
menilai kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap isu
pembangunan, kualitas pendidikan, serta pengelolaan sumber daya daerah.
Dalam
forum tersebut, mahasiswa juga disebut aktif menyampaikan pertanyaan kritis
terkait peningkatan mutu pendidikan, pengelolaan sumber daya alam, hingga
dampak tekanan ekonomi global.
Sementara
itu, Wakil Rektor I UBB Devi Valeriani menyampaikan bahwa kehadiran Otto
Hasibuan memberikan dorongan motivasi sekaligus wawasan bagi mahasiswa melalui
kuliah umum yang digelar kampus.
Devi
mengatakan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki kekayaan sumber daya
alam yang besar, namun tingkat kesejahteraan masyarakat masih perlu terus
ditingkatkan.
Ia
menekankan pentingnya peran akademisi dalam meningkatkan kualitas sumber daya
manusia agar pengelolaan potensi daerah dapat dilakukan secara lebih optimal.
Sumber
: Beritasatu.com
0 Komentar