Timothy
Baker dan Mathew Baker berpose setelah mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia
U-20 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (15/1/2025).@Bola.net/M Iqbal Ichsan
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta)
- Pemanggilan Mathew Baker ke Timnas Indonesia untuk FIFA
Matchday Juni 2026 sempat memunculkan berbagai spekulasi. Salah satu yang
berkembang agar pemain berumur 17 tahun itu tidak bisa membela Australia di
masa depan.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN),
Sumardji memberikan penjelasan terkait keputusan memasukkan nama Baker ke dalam
Timnas Indonesia. Ia menyatakan bahwa fokus pihaknya adalah membantu
perkembangan Baker.
Nama Baker menjadi salah satu kejutan
dalam daftar 23 pemain pilihan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Pasalnya, sebelumnya ia tidak masuk dalam daftar sementara yang berisi 44
pemain.
Pemain Melbourne City di Australia itu
sejatinya dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19. Baker bahkan
masuk dalam skuad Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026 di Sumatera Utara.
Dukungan
dari Pelatih
Meski begitu, kesempatan untuk
bergabung dengan Timnas Indonesia langsung mendapat dukungan dari pelatih Baker
di Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto. Sumardji juga telah berkomunikasi
dengan Nova mengenai situasi tersebut.
"Jadi Mathew memang kemarin
berdiskusi dengan saya. Coach Nova menyampaikan, 'Pak Mardji, Matthew dipanggil
timnas senior.' Saya bilang, 'Lepas! Bagus sekali.'," ujar Sumardji kepada
wartawan.
Menurut Sumardji, pengalaman berada di
Timnas Indonesia akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan Baker.
Terutama dalam membangun rasa percaya diri sebelum kembali memperkuat tim
kelompok usia.
"Karena apa? Kami ingin
memberikan terapi mental kepada Matthew agar dia lebih percaya diri dan dia
lebih baik lagi di Timnas U-19," katanya.
Tolak
Tawaran Australia
Baker diproyeksikan menjadi bagian
dari Timnas Indonesia dalam dua uji coba. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi
Oman pada Jumat (5/6/2026) dan Mozambik empat hari kemudian di Stadion Utama
Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sumardji berharap kesempatan berlatih
dan bersaing bersama para pemain senior dapat menjadi bekal berharga bagi
Baker. Pengalaman tersebut dinilai dapat membantu mempercepat perkembangan
pemain yang lahir di Melbourne, Australia, itu.
"Sehingga, kehadiran Matthew
memang kami di PSSI sangat mendukung dan benar-benar berharap mentalnya lebih
kuat lagi dan dia akan menjadi pemain top," imbuh Sumardi.
Pada masa lalu, pemain yang lahir pada
13 Mei 2009 tersebut sempat masuk radar Australia U-17. Namun, Baker tetao
memilih bersama Timnas Indonesia.
Sumber : Bola.net
0 Komentar