Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Lewati Masa Kritis, Inilah Kondisi Terkini Haji Bolot

 

Lewati Masa Kritis, Inilah Kondisi Terkini Haji Bolot
Komedian senior Haji Bolot terkena serangan jantung.@Instagram@pak.hjbolot

MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Kabar baik datang dari komedian senior Haji Bolot yang sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung. Istri Haji Bolot, Nurhayati mengungkapkan, kondisi Haji Bolot kini berangsur membaik dan telah dipindahkan dari ruang ICU.
 
Nurhayati mengatakan, suaminya yang akrab disapa Baba kini menjalani perawatan di ruang Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) setelah melewati masa kritis.
 
"Alhamdulillah, Baba sekarang sudah tidak di ICU lagi," kata Nurhayati dikutip dari program FYP, Selasa (16/6/2026).
 
Menurutnya, perpindahan ke ruang ICCU menjadi tanda positif dalam proses pemulihan Haji Bolot setelah sempat tidak sadarkan diri selama dua hari.
 
"Baba sekarang berada di ruangan ICCU. Alhamdulillah sudah respons, sudah ada kemajuan," ujarnya.
 
Ia menjelaskan, saat pertama kali mengalami serangan jantung, Haji Bolot sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Sari Asih sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati karena membutuhkan fasilitas medis yang lebih lengkap.
 
"Setibanya di rumah sakit, karena memang Baba harus dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati akibat peralatan di Rumah Sakit Sari Asih tidak memadai. Baba langsung dilakukan tindakan akibat serangan jantung dalam kategori berat," lanjutnya.



Selain mengalami gangguan jantung, Nurhayati mengungkapkan bahwa suaminya pernah menjalani cuci darah akibat infeksi bakteri pada ginjal. Namun, tindakan tersebut hanya dilakukan satu kali dan tidak bersifat rutin.
 
"Memang dia pernah ada bakteri di bagian ginjal yang mengakibatkan harus melakukan cuci darah dan itu satu kali saja dan tidak rutin," jelasnya.
 
Nurhayati menduga kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan suaminya. Ia menyebut, Haji Bolot merupakan perokok aktif yang sulit menghentikan kebiasaan tersebut.
 
"Kalau makanan memang enggak ada pantangan, tetapi cuma rokok yang enggak bisa dilarang. Sehari bisa tiga bungkus, mungkin karena faktor itu," ungkapnya.
 
Dalam proses perawatan, Haji Bolot juga menjalani sejumlah tindakan medis tambahan. Selain pemasangan ring jantung, dokter turut melakukan pembersihan saluran pernapasan.
 
"Selain pasang ring, Baba juga dilakukan sedot dahak yang ada di paru-parunya," tutupnya.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar