Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

MBG Tak Bisa Dihentikan, Ini kata Bakom Muhammad Qodari

 

MBG Tak Bisa Dihentikan, Ini kata Bakom Muhammad Qodari
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari.@Investor Daily/David Gita Roza.


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menegaskan program makan bergizi gratis (MBG) akan tetap dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, karena merupakan bagian dari mandat yang diberikan rakyat melalui proses demokrasi.
 
Qodari menjelaskan Prabowo telah menyampaikan visi, misi, dan program prioritas kepada masyarakat sejak masa kampanye Pilpres 2024. Salah satu program yang dijanjikan saat itu adalah MBG.
 
Menurut Qodari, kemenangan Prabowo dalam pemilihan presiden mencerminkan dukungan masyarakat terhadap program-program yang ditawarkan, termasuk MBG.
 
"Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan," kata Qodari, dikutip dari Antara, Rabu (17/6/2026).
 
Qodari mengatakan MBG dilandasi tujuan untuk mengatasi persoalan gizi yang masih dialami sebagian anak-anak dan balita di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi tumbuh kembang generasi muda apabila tidak ditangani dengan baik.
 
Meski pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan, Qodari menilai hal itu tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan program yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
 
Pemerintah, kata dia, tetap membuka ruang diskusi dan menerima berbagai masukan guna memperbaiki pelaksanaan program. Komitmen perbaikan tata kelola juga terus dilakukan agar MBG berjalan lebih efektif.



"Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya," jelasnya.
 
Qodari menambahkan berbagai program kerja Presiden Prabowo dirancang sebagai solusi atas beragam persoalan yang dihadapi masyarakat.
 
Salah satu contohnya adalah upaya menghentikan praktik kecurangan dalam ekspor sumber daya alam strategis serta meningkatkan penerimaan negara melalui mekanisme ekspor satu pintu.
 
Pemerintah juga memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan melalui program Sekolah Rakyat (SR).
 
Menurut Qodari, berbagai kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi bangsa sekaligus upaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
 
Karena itu, ia meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk menjalankan program-program yang telah direncanakan selama masa jabatannya.
 
"Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan," pungkasnya.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar