Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

PBB Bakal Bangkit Lagi, Yusril Yakin Generasi Muda Mampu Estafet Kepemimpinan

 

PBB Bakal Bangkit Lagi, Yusril Yakin Generasi Muda Mampu Estafet Kepemimpinan
Pelantikan pengurus baru sekaligus peringatan milad ke-28 PBB Partai Bulan Bintang (PBB), di Jakarta, Jumat (17/7/2026).@Beritasatu.com/Erfan Ma'ruf.


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyatakan partainya telah memasuki fase regenerasi kepemimpinan.
 
Estafet kepemimpinan kini diberikan kepada generasi muda sebagai upaya membangun kembali kekuatan partai dan menghadapi Pemilu 2029.
 
Pernyataan tersebut disampaikan Yusril saat menghadiri pelantikan pengurus baru sekaligus peringatan milad ke-28 PBB di Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).
 
Yusril yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan mengatakan, dirinya tidak lagi terlibat dalam struktur kepengurusan partai.
 
Ia kini hanya berperan sebagai sesepuh yang memberikan dukungan dan masukan kepada generasi penerus.
 
"Saya merasa berbahagia telah terjadi regenerasi di PBB. Saya sudah tidak lagi jadi pengurus PBB, dianggap orangtua saja, sesepuh di partai ini. Saya berharap PBB akan diminati oleh generasi muda, gen Z khususnya, karena pemimpinnya muda-muda semua," kata Yusril.
 
Menurut Yusril, regenerasi menjadi langkah penting agar PBB dapat berkembang sebagai partai Islam yang modern, moderat, dan terbuka. Kehadiran para pengurus muda juga diharapkan mampu mendekatkan partai kepada pemilih muda yang akan mendominasi Pemilu 2029.
 
Ia menilai semangat dan energi generasi muda dapat menjadi modal besar untuk menghidupkan kembali PBB di kancah politik nasional.


"Yang seumuran saya kan sudah harusnya jadi sesepuh saja. Pengurus-pengurus yang baru muda-muda. Di cabang-cabang juga rata-rata umurnya 30-an tahun. Kita berharap semangat muda itu akan mendorong partai ini berkembang maju dan menarik minat generasi muda di tanah air," katanya.
 
Sementara itu, Penjabat Ketua Umum PBB Yuri Kemal Fadlullah menyebut milad ke-28 menjadi momentum transformasi dan konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.
 
Saat ini, PBB tengah memperkuat organisasi sekaligus menyusun strategi politik untuk beberapa tahun ke depan.
 
"Pengurus DPP yang baru serius melakukan reorganisasi partai serta memenangkan hati masyarakat pada Pemilu 2029," ujar Yuri.
 
Menurut Yuri, penguatan struktur partai menjadi prioritas utama. Kepengurusan tingkat provinsi atau dewan pimpinan wilayah (DPW) telah terbentuk 100%, sedangkan kepengurusan tingkat kabupaten/kota atau DPC sudah mencapai sekitar 70% dan akan terus dilengkapi hingga tingkat kecamatan untuk memenuhi persyaratan verifikasi peserta pemilu.
 
Selain konsolidasi internal, PBB juga mendorong reformasi sistem pemilu melalui Gerakan Keadilan Suara Rakyat yang melibatkan sejumlah partai nonparlemen.
 
Salah satu usulan yang diperjuangkan adalah sistem pemilu yang dapat mengurangi jumlah suara yang tidak terkonversi menjadi kursi di parlemen, sehingga representasi politik menjadi lebih adil.
Sumber  : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar