Presiden
RI Prabowo Subianto di Karawang, Jawa Barat.@Youtube/KementrianESDM.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemimpin
yang berbohong kepada rakyat merupakan pemimpin yang berdosa dan mengkhianati
kepentingan negara.
Pernyataan
itu disampaikan Prabowo saat meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 di
Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Hal itu
disampaikannya ketika menyinggung capaian pemerintah dalam mewujudkan
swasembada pangan.
"Berdosalah
pemerintah yang berbohong kepada rakyatnya. Berdosalah pemimpin yang berbohong
kepada rakyatnya. Berkhianatlah pemimpin yang tidak setia kepada kepentingan
negara di atas segala kepentingan," ujar Prabowo seperti dikutip dari
Antara.
Menurut
Prabowo, masih ada pihak yang meremehkan pentingnya swasembada pangan dan
menuduh pemerintah tidak menyampaikan kondisi yang sebenarnya kepada
masyarakat.
Prabowo
menegaskan pemerintah tidak boleh menyampaikan kebohongan kepada rakyat,
termasuk mengenai capaian swasembada pangan yang menurutnya telah berhasil
diwujudkan.
"Alhamdulillah,
kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk
rakyat kita. Alhamdulillah, kita sudah swasembada pangan. Dari target empat
tahun, kita telah berhasil dalam satu tahun. Banyak pihak yang meremehkan
pentingnya swasembada pangan," katanya.
Prabowo
juga mengatakan sejak sebelum dilantik jadi presiden, dia telah menekankan
kepada tim inti dan para penasihatnya pentingnya mewujudkan swasembada pangan
dan swasembada energi, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan
dan bahan bakar minyak.
Selain
pangan dan energi, Prabowo menyebut ketersediaan air menjadi salah satu faktor
utama yang menentukan kelangsungan hidup suatu bangsa.
Menurut
Prabowo, TNI hingga kini terus melaksanakan program pengeboran air di daerah
yang mengalami kesulitan air. Sepanjang tahun ini, sekitar 30 ribu titik
pengeboran telah dilakukan.
"Sampai
sekarang TNI terus mencari air, TNI terus membor air ditempat-tempat yang
susah. Panglima TNI sudah tahun ini saja sudah berapa lubang air yang kita
'drill'? Sudah 30 ribu, dan terus ada masalah kita atasi," ujarnya.
Sumber : CNN
Indonesia
0 Komentar