Winger muda Spanyol, Lamine Yamal, di Piala Dunia 2026.@IMAGN
IMAGES via Reuters/BRETT DAVIS.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan bahwa perjuangan
sesungguhnya di Piala Dunia 2026 bagi skuad La Roja baru saja dimulai.
Pernyataan itu dilontarkannya setelah tampil memukau dan
menyabet penghargaan Pemain Terbaik (MVP) saat Spanyol melibas Austria 3-0 di
babak 32 besar Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, penyerang Mikel Oyarzabal tampil gemilang
dengan memborong dua gol, mengapit gol sundulan dari Pedro Porro. Torehan ini
membuat Oyarzabal mengoleksi empat gol dan satu assist sepanjang turnamen ini,
sekaligus memastikan langkah mulus Spanyol ke babak 16 besar.
Spanyol, yang berstatus sebagai juara Eropa sempat menuai kritik
akibat performa kurang meyakinkan di fase grup. Namun, armada Luis de la Fuente
sukses menjawab keraguan dan membuktikan kelayakan mereka sebagai salah satu
kandidat kuat juara dunia lewat performa impresif kontra Austria.
"Piala Dunia baru dimulai sekarang," ujar Yamal kepada
awak media pascalaga, seperti dilansir ESPN.
"Di fase gugur, jika Anda kalah, Anda langsung pulang. Dan
kami tidak menginginkan hal itu. Tidak ada satu pun dari kami yang ingin pulang
lebih cepat."
Yamal yang kini berusia 18 tahun bermain selama 85 menit melawan
Austria. Ini merupakan durasi bermain terlamanya di Piala Dunia 2026 sejauh
ini, setelah sang pemain sempat berjuang mengembalikan kebugaran fisik
pascacedera.
Banner Gempita Bola 2026 Foto: CNNIndonesia/Alya Hendrahmi
"Kondisi saya bagus. Sekarang saya sudah 100
persen," kata winger Barcelona tersebut.
"Saya siap bermain di posisi mana pun yang diinginkan
pelatih. Saya hanya perlu terus beristirahat dan menjaga diri, tapi fisik saya
sudah pulih total," sambungnya.
Kembalinya performa terbaik Yamal terbukti menjadi mimpi buruk
bagi pertahanan lawan. Sepanjang laga, ia melepaskan enam tembakan, di mana
empat di antaranya tepat sasaran. Yamal juga menciptakan dua peluang emas,
serta lima kali merebut kembali penguasaan bola.
"Kami semua sangat ingin terbang ke Dallas dan berlaga di
babak 16 besar. Perlahan tapi pasti, saya mulai menemukan sentuhan terbaik saya
kembali, melakukan tusukan yang diperlukan, menggiring bola, dan saya sangat
bahagia," tambahnya.
Di babak 16 besar Piala Dunia 2026 nanti, Spanyol dijadwalkan
akan menantang salah satu tim favorit juara lainnya, Portugal dalam
pertandingan yang akan digelar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada Senin
(6/7/2026) mendatang.
Sumber : CNN Indonesia
0 Komentar