MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta)
- Dua aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di-2 lokasi
di wilayah Jakarta dikurung para pendemo, Rabu (5/8/2026). Kepolisian
menyiapkan ratusan personel untuk mengawal jalannya aksi sekaligus
mengantisipasi gangguan lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat
Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, aksi pertama akan digelar di kawasan Gambir,
tepatnya sekitar Jalan Medan Merdeka Barat atau area Patung Kuda. "Aksi unjuk rasa pertama dari
Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan dan beberapa elemen massa di wilayah
Gambir," kata Erlyn melalui keterangan tertulisnya. Aksi tersebut dijadwalkan dimulai
sekitar pukul 10.00 WIB. Kawasan Patung Kuda menjadi salah satu lokasi yang
sering digunakan berbagai kelompok masyarakat untuk menyampaikan aspirasi
karena berada dekat dengan sejumlah kantor pemerintahan. Selain di kawasan Gambir, aksi kedua
akan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat. Aksi tersebut
akan dilakukan oleh mahasiswa dari Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional
Indonesia (GMNI) Jakarta Timur. "Aksi unjuk rasa lokasi kedua
akan digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
(GMNI) Jakarta Timur. Sasaran aksinya bertempat di depan Gedung DPR/MPR pukul
10.00 WIB," jelas Erlyn. Untuk mengamankan lokasi demo Jakarta
tersebut, aparat kepolisian akan melakukan apel pasukan secara serentak pada
pukul 09.00 WIB. Sebanyak 511 personel gabungan dari
Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran polsek dikerahkan
untuk menjaga keamanan selama aksi berlangsung.
Selain personel pengamanan, kepolisian
juga akan dibantu tim Yan Unras (Pelayanan Unjuk Rasa) wilayah Jakarta Pusat
guna memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan tertib dan aman. "Sebanyak 511 personel gabungan
kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek
jajaran disiagakan secara penuh untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa,
dibantu juga oleh tim Yan Unras (Pelayanan Unjuk Rasa) wilayah Jakarta Pusat
lainnya," tutur Erlyn. Kepolisian memastikan rekayasa lalu
lintas akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan, terutama
berdasarkan jumlah massa dan tingkat kepadatan kendaraan di sekitar lokasi
aksi. Masyarakat yang beraktivitas di
Jakarta diimbau menghindari sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi kegiatan,
khususnya Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Gatot Subroto di sekitar Gedung
DPR. Polisi meminta pengguna jalan mencari
jalur alternatif untuk menghindari potensi kemacetan selama aksi berlangsung. "Kami mengimbau kepada seluruh
masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati
dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi
berlangsung," tutup Erlyn. Dengan adanya demo Jakarta hari ini,
masyarakat yang hendak melintas di kawasan pusat pemerintahan Jakarta
disarankan memperbarui informasi lalu lintas dan menyesuaikan perjalanan untuk
menghindari kepadatan. Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar