MAJALAHJURNALIS.Com (Surakarta)
- Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo menanggapi santai
kemungkinan naiknya angka ambang batas parlemen atau parliamentary threshold
(PT) di Pemilu 2029. Pembahasan PT sudah berlangsung sejak
beberapa hari yang lalu di DPR RI. Partai-partai politik pun belum sepakat
berapa angka PT yang akan ditetapkan. Usulan dari berbagai partai beragam dari
4 hingga 7 persen. Menanggapi hal itu, Jokowi mengaku tak
ambil pusing. "Mau 5 oke, mau 6 oke, mau 7 oke,
mau 8 oke," kata Jokowi saat ditemui di Solo, Kamis (24/9/2026). Meski demikian, Jokowi tak menjawab
dengan tegas saat ditanya tentang dampak PT yang lebih tinggi terhadap peluang
PSI untuk lolos ke parlemen. "Ya ambang batasnya berapa? Kan
belum diputuskan," kata Jokowi. Ia pun menyinggung status PSI yang
saat ini belum berhasil menempatkan kadernya di kursi DPR RI. Menurut Jokowi,
saat ini partai pimpinan anak bungsunya, Kaesang Pangarep itu sedang berupaya
membangun basis massa. "PSI ini kan masih nonparlemen.
Jadi yang paling penting ya semuanya bekerja keras," kata dia.
Lebih lanjut, ayah Wakil Presiden
Gibran Rakabuming Raka itu mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait PT
ke pembuat undang-undang. "Ah, serahkan saja lah ke DPR, ke
fraksi-fraksi yang ada di DPR, kepada pemerintah. Nanti kan yang memutuskan
beliau-beliau," kata Jokowi saat ditemui di Solo, Kamis (24/9/2026). Jokowi tidak ambil pusing terkait
angka PT yang akan ditetapkan di DPR RI. Dia yakin pemerintah dan DPR akan
mengambil keputusan terbaik. "Saya kira berapa pun baik. Yang
terbaik untuk negara ini," kata dia. DPR RI tengah membahas revisi UU
Pemilu yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pemilu 2029 mendatang. Saat ini,
pembahasan sedang difokuskan untuk menentukan ambang batas parlemen. Penetapan PT tersebut harus dilakukan
menyusul Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023. Dalam putusan
tersebut, MK memerintahkan pembuat undang-undang untuk merumuskan PT yang baru
dengan pertimbangan rasional dan mengurangi suara terbuang. Partai-partai politik sendiri saat ini
belum satu suara terkait berapa PT yang akan digunakan di Pemilu 2029.
Kebanyakan partai politik termasuk Gerinda, PKS, Sam PDIP mengusulkan angka 5
persen. Sedangkan PAN mengusulkan angka 4 persen. Angka tertinggi diusulkan
Partai NasDem yaitu 7 persen. Sumber : CNN Indonesia
0 Komentar