Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Saat Mandi di Sungai, Bocah 11 Tahun di Jambi Tewas Diterkam Buaya

 

Saat Mandi di Sungai, Bocah 11 Tahun di Jambi Tewas Diterkam Buaya

Foto: Ilustrasi Buaya. Istimewa


MAJALAHJURNALIS.Com (Tanjabbar) - Seorang bocah berusia 11 tahun meninggal dunia setelah diduga diterkam buaya saat mandi di sungai di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Dalam kejadian tersebut, satu bocah lainnya juga mengalami luka-luka akibat serangan reptil itu.
 
Melansir detikSport, peristiwa itu terjadi di RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban meninggal diketahui bernama M. Dzaki (11), sementara korban selamat bernama Aldi (11). Keduanya adalah warga Desa Serdang Jaya.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua bocah tersebut mandi di tepi sungai sebelum berangkat ke sekolah yang dijadwalkan masuk pada pukul 14.00 WIB. Tetapi, saat keduanya tidak kunjung pulang, keluarga berusaha mencari ke lokasi.
 
Sesampainya di tepian sungai, keluarga mendapati salah seorang korban sudah hanyut dan diduga diterkam buaya. Warga juga melihat seekor buaya muncul sekitar 20 meter dari lokasi tempat kedua korban mandi.
 
Kedua korban lalu dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Sukarejo. Hasil pemeriksaan medis menyatakan M. Dzaki meninggal dunia, sedangkan Aldi mengalami luka pada kaki kanan dan menjalani perawatan.


Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB terkait dugaan serangan buaya tersebut. Kemudian, langsung menuju Puskesmas untuk memastikan kondisi kedua korban.
 
"Setelah menerima informasi, kami bersama personel piket, Unit Reskrim Polsek Betara dan Bhabinkamtibmas Desa Serdang Jaya langsung menuju Puskesmas Sukarejo untuk memastikan kondisi kedua korban serta melakukan penanganan awal," kata Frans, Rabu (5/8/2026).
 
Frans mengatakan polisi sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas serta pemerintah setempat untuk memasang spanduk peringatan di sekitar sungai yang diduga menjadi habitat buaya.
 
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak mandi maupun bermain di sekitar sungai tersebut. Kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi," ujarnya.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar