Presiden
Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
(kedua kanan), Menko Pangan Zulkifli Hasan (kedua kiri) dan Menko Pemberdayaan
Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun
pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,
Selasa 6 Januari 2026.@Antara Foto/Bayu Pratama.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Wakil Ketua Umum DPP PAN Saleh Daulay menyatakan
reshuffle kabinet sepenuhnya hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. PAN
berharap pengganti menteri lebih baik dengan fokus penanganan musibah dan
proyek nasional.
Saleh mengatakan
Presiden Prabowo sejak awal meminta menteri bergabung sebagai pembantunya,
sekaligus mengevaluasi dan memonitor kinerja mereka. Apabila ada yang perlu
diganti, itu sepenuhnya hak Presiden.
“Siapa pun
tidak bisa membatasi kewenangan presiden. Penilaiannya murni dari beliau, bisa
berdasarkan evaluasi pribadi atau masukan orang lain yang dinilainya tepat,”
ujar Saleh, Sabtu (24/1/2026) di Jakarta.
Menurut Saleh,
reshuffle selalu menimbulkan ketidakpuasan sebagian pihak. Namun, begitu
Presiden memutuskan, semua pihak harus menghormati keputusan tersebut.
“Orang mungkin
berharap Prabowo mengganti seseorang yang dianggap tidak mampu. Tapi bisa saja
yang diganti justru orang yang rajin dan berhasil,” tambahnya.
Terkait posisi
Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh mengatakan jika reshuffle terjadi, maka
pengganti menteri sebaiknya lebih kompeten. Ia menekankan masih banyak
pekerjaan besar yang harus diselesaikan pemerintah.
“Tidak hanya
tugas rutin, tetapi juga tantangan besar seperti melaksanakan dan membumikan
Astacita Prabowo-Gibran. Ditambah penanganan musibah di Sumatera yang
memerlukan perhatian serius,” ujar Saleh.
Dalam konteks
global, Saleh menilai Presiden ingin posisi Indonesia menonjol di tingkat
internasional melalui berbagai kerja sama yang berdampak langsung bagi
kesejahteraan rakyat.
Meskipun
demikian, Saleh menyerahkan sepenuhnya keputusan reshuffle kepada Presiden dan
berharap keputusan itu membawa manfaat bagi Tanah Air.
“Kita tunggu
saja keputusannya. Apa pun hasilnya, semoga membawa kebaikan bagi semua,” tutup
Saleh.
Sumber :
Beritasatu.com
0 Komentar