Hector Souto ketika
melatih Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 (c) Bagaskara Lazuardi
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) –
Timnas Indonesia Bungkam Vietnam,
gagalkan mimpi Vietnam maju ke Semi Final.
Akan tetapi Pelatih
Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyatakan ketidakpuasan mendalam.
Padahal, Skuad Garuda memastikan tempat di babak semifinal Piala Asia Futsal
2026.
Arsitek asal Spanyol itu mengaku sedih
dengan penampilan Timnas Futsal Indonesia. Pasalnya, performa anak asuhnya
tidak sesuai harapan saat menghadapi Vietnam.
Timnas Futsal Indonesia meraih
kemenangan tipis 3-2 atas Vietnam pada babak perempat final Piala Asia Futsal
2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta Pusat,
Selasa (3/2/2026).
Tiga gol Timnas Futsal Indonesia
dicetak oleh Brian Ick pada menit keempat, Ardiansyah Nur pada menit ke-11,
serta Reza Gunawan pada menit ke-26. Vietnam hanya mampu membalas lewat dua gol
Nguyen Da Hai pada menit ke-25 dan ke-36.
Kata-Kata
Hector Souto
Hasil tersebut memastikan Timnas
Futsal Indonesia melangkah ke babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Pada
babak empat besar, Skuad Garuda akan menghadapi Timnas Futsal Jepang di
Indonesia Arena, Kamis (5/2/2026).
"Sejujurnya, saya tidak puas.
Sangat tidak puas dan sangat sedih dengan performa tim saya. Saya pikir Vietnam
bermain jauh lebih baik daripada kami," ujar Souto kepada wartawan.
"Kami hanya lebih baik dari
mereka dalam situasi bola mati, dan ini bukan tipe permainan yang ingin kami
tampilkan untuk Timnas Futsal Indonesia."
"Saya pikir para pemain kami
hanya mencoba untuk tidak kehilangan bola, bukan benar-benar bermain,"
sambungnya.
Banyak
Mengalami Masalah
Souto mengungkapkan bahwa Timnas
Futsal Indonesia mengalami sejumlah kendala melawan Vietnam. Salah satu
persoalan utama adalah kesulitan mengalirkan bola dan membangun koneksi dengan
pemain pivot.
"Kami punya banyak masalah untuk
terhubung dengan pivot. Di awal pertandingan, mereka bermain sangat langsung
dan menciptakan beberapa situasi bola mati, itu menjadi situasi utama pada awal
laga," tutur Souto.
"Setelah itu kami bisa sedikit
lebih mengontrol permainan, terhubung dengan pivot, memiliki peluang dari bola
mati, dan kami kembali mencetak gol dari situasi bola mati. Itu berarti kami
melakukan sesuatu dengan baik," imbuhnya.
Sumber : Bola.net
0 Komentar