Ilustrasi
sabu.@dok.detikcom
MAJALAHJURNALIS.Com (Deliserdang) -
Ditresnarkoba Polda Sumut menggerebek kamar mandi salah satu SPBU di Patumbak,
Deli Serdang yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkoba di Jalan
Pertahanan, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang,
Sumatera Utara. Dalam penggerebekan itu, seorang petani ditangkap.
"Di kamar mandi SPBU Patumbak
kami tangkap pelaku yang sedang bertransaksi. Lokasi ini juga sering dijadikan
tempat transaksi," kata Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi
kepada detikSumut, Jumat (27/2/2026).
Penggerebekan dilakukan setelah polisi
menerima laporan masyarakat terkait maraknya peredaran sabu di lokasi tersebut.
Pada Rabu (25/2/2026), petugas melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi.
Sekitar pukul 16.13 WIB, polisi melakukan penyamaran dengan teknik pembelian
terselubung.
Satu orang pelaku yang ditangkap
berinisial M. Sri Rafli (21), sebagai petani , warga Desa Marindal I, Kecamatan
Patumbak, Deli Serdang, Sumatera Utara.
"Kami melakukan undercover buy
dengan membeli sabu seberat dua gram secara langsung dari pelaku di kamar mandi
SPBU Patumbak. Setelah transaksi terjadi, pelaku langsung kami amankan,"
jelasnya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita
dua plastik klip bening berisi sabu dengan berat bruto 2,56 gram serta uang
tunai sebesar Rp 100.000,00 yang diduga hasil transaksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal,
tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial KO yang
kini masih dalam penyelidikan.
"Pelaku mengaku mendapatkan
barang dari seorang pria berinisial KO. Saat ini yang bersangkutan masih dalam
pencarian dan pengembangan," tambah petugas.
Polisi sempat membawa tersangka untuk
pengembangan ke rumah terduga pemasok. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan
tidak berada di tempat.
Kini tersangka beserta barang bukti
telah diamankan di Mapolda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, warga sekitar, Akbar
R., mengatakan lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.
Bahkan, warga sekitar sudah mengetahuinya.
"Kalau itu sudah seperti rahasia
umum, tahu sama tahu, tetapi tidak ada yang berani melapor karena takut,"
ucapnya.
Ia sangat bersyukur atas adanya
penangkapan tersebut dan berharap dapat menjadi efek jera bagi pelaku.
Menurutnya, akibat peredaran narkoba, banyak anak muda di sekitar lokasi
menjadi rusak dan akhirnya melakukan tindak kriminal.
"Syukurlah mereka bisa ditangkap,
jadi ada efek jera. Karena gara-gara sabu ini, anak muda di sini rusak. Ada
yang menjadi begal, ada yang mencuri, dan lain sebagainya," ucapnya.
Sumber : detiksumut
0 Komentar