Foto:
Ilustrasi.@Getty Images/charnsitr.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta)
-
Banyak hal yang mempengaruhi kelancaran rezeki dalam rumah tangga. Bahkan, ada
beberapa dosa yang dinilai jadi penyebab terhambatnya rezeki rumah tangga.
Dalam Islam, Allah SWT telah menjamin rezeki tiap makhluk
yang Dia ciptakan. Sebagaimana firman-Nya dalam surah Hud ayat 6,
۞ وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ
فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا
ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ
Artinya: "Tidak satu pun hewan yang bergerak di atas
bumi melainkan dijamin rezekinya oleh Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya
dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)."
Rezeki tidak hanya soal uang, melainkan berkaitan juga
dengan keberkahan. Misalnya nikmat sehat dan keluarga yang harmonis.
Rumah tangga jauh dari keberkahan, sebesar apa pun
penghasilan yang didapat akan terasa kurang karena cepat habis serta penuh
dengan masalah. Lantas, dosa apa saja yang bisa menghambar rezeki rumah tangga?
Sederet Dosa
yang Menghambat Rezeki Rumah Tangga
Berikut ini beberapa dosa penyebab seretnya rezeki rumah
tangga yang dilansir detikHikmah dari buku 29 Dosa yang Menghalangi Datangnya
Rezeki tulisan Ibnu Mas'ad Masjhur.
1. Lalai
Beribadah
Lalai dalam beribadah jadi kebiasaan yang bisa menutup
pintu rezeki rumah tangga. Allah SWT berfirman dalam surah Al Munafiqun ayat 9,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَالُكُمْ
وَلَآ اَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ ۚوَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ
الْخٰسِرُوْنَ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jangan
biarkan harta dan anak-anakmu menyibukkanmu sehingga kamu lupa mengingat Allah.
Barangsiapa yang melakukan hal ini, mereka adalah orang-orang yang
merugi."
2. Mencari
Rezeki yang Haram
Rezeki harus didapatkan dengan cara yang halal dan
berkah. Hal ini tertuang dalam surah Al Baqarah ayat 172,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا
رَزَقْنَٰكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, makanlah di
antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada
Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah." (QS Al-Baqarah: 172).
Mencari rezeki dengan cara yang haram akan mengundang
kerusakan rumah tangga dan diri sendiri. Oleh sebab itu, penting bagi muslim
mencari rezeki dengan cara yang baik.
3. Sering
Minum Khamar
Khamar adalah minuman yang haram dikonsumsi bagi umat
Islam karena bersifat memabukkan. Meminum minuman ini bisa menutup pintu
rezeki.
Dalam surah Al Maidah ayat 90 diterangkan sebagai
berikut,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْخَمْرُ وَٱلْمَيْسِرُ
وَٱلْأَنصَابُ وَٱلْأَزْلَٰمُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ ٱلشَّيْطَٰنِ فَٱجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ
تُفْلِحُونَ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya
(meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan
panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu
agar kamu mendapat keberuntungan."
Riya atau hobi pamer jadi perbuatan tercela dalam Islam
dan menutup pintu rezeki. Diterangkan dalam kitab Al Fathu al-Rabbani wa
al-Faydh al-Rahmani susunan Syekh Abdul Qadir Al Jailani terjemahan Kamran Asad
Riyadi, riya menjadi penyebab kefakiran.
5. Durhaka
kepada Orang Tua
Durhaka terhadap orang tua jadi perbuatan yang tercela.
Sebagaimana diketahui, kita tidak akan mampu membalas jasa kedua orang tua dari
sejak lahir sehingga mereka juga jadi salah satu pintu rezeki anak.
Allah SWT berfirman dalam surah Luqman ayat 14,
وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ
وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ
اِلَيَّ الْمَصِيْرُ
Artinya: "Kami mewasiatkan kepada manusia (agar
berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam
keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. (Wasiat
Kami,) "Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu." Hanya
kepada-Ku (kamu) kembali."
Durhaka kepada orang tua bisa menutup pintu rezeki
keluarga. Hal ini dikarenakan doa dari mereka membuat hidup lebih baik.
6. Khianat
Terhadap Istri dan Anak
Khianat terhadap istri dan anak jadi salah satu faktor yang
menutup rezeki rumah tangga. Rezeki yang Allah SWT titipkan kepada suami sudah
sepantasnya untuk menghidupi anak dan istrinya, namun juga rezeki itu hanya
digunakan untuk kesenangan pribadi tanpa memperhatikan kemaslahatan rumah
tangga tentu akan menghapus berkah yang ada di dalamnya.
Saat seorang suami menyimpang dari amanah Allah SWT,
artinya dia sudah mengkhianati kepercayaan yang diberikan Sang Khalik. Padahal
rezeki itu tak hanya untuk dirinya, melainkan juga kesejahteraan anggota
keluarga.
Karenanya, penting bagi suami menyadari setiap rupiah
yang diperoleh membawa tanggung jawab besar. Allah SWT menitipkan harta agar
digunakan dengan benar, utamanya untuk mencukupi kebutuhan keluarga yang jadi
tanggungannya.
Nabi Muhammad
SAW bersabda,
"Sungguh tidaklah engkau menginfakkan harta dengan
tujuan mengharapkan wajah Allah, kecuali kamu akan mendapatkan pahala, hingga
makanan yang kamu berikan kepada istrimu." (HR Bukhari)
7. Mubazir
Mubazir adalah perilaku tercela yang identik dengan boros
dan tidak disukai Allah SWT. Salah satu perilaku mubazir yaitu menyisakan
makanan dan tidak menghabisinya. Buya Yahya dalam ceramahnya mengatakan hal itu
bisa jadi penyebab kefakiran.
"Menyepelekan sisa-sisa makanan yang ada di piring.
Makanya Buya Yahya selalu marah karena bisa saja itu jadi sebab
kefakiranmu," ungkapnya dalam YouTube Al Bahjah TV. detikHikmah telah
mendapat izin mengutip kanal tersebut.
Sumber : detiksumut
0 Komentar