Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jokowi Masuk Wantimpres Prabowo. Begini Responsnya…

 

Jokowi Masuk Wantimpres Prabowo. Begini Responsnya…
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) usai menyaksikan laga antara Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat sore, 13 Februari 2026.@Beritasatu.com/Wijayanti Putri.


MAJALAHJURNALIS.Com (Solo) - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait beredarnya kabar mengenai dirinya yang akan masuk dalam Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
 
“Enggak lah. Saya di Solo saja. Sekarang saya bukan pejabat pemerintahan lagi ya, ini sudah tinggal di Solo, sudah,” ujarnya kepada awak media seusai menyaksikan laga antara Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026).
 
Sebelumnya sempat beredar kabar di media sosial (medsos) pada Minggu (8/2/2026) yang menyebut bahwa Jokowi akan bergabung dalam Wantimpres era Presiden Prabowo Subianto.
 
Saat ditanya apakah memang ada permintaan dari Presiden Prabowo untuk dirinya masuk dalam Wantimpres, Jokowi enggan memaparkan dengan rinci. Ia hanya mengatakan jika dirinya sudah menyampaikan lebih memilih untuk tetap berada di Kota Solo.
 
“Sudah saya sampaikan, saya di Solo saja. Sudah itu,” ucap Jokowi.
 
Ia pun kembali menjawab hal yang sama saat ditanya apakah hal tersebut sudah sempat dibicarakan dengan Presiden Prabowo. “Saya di Solo saja. Makasih ya,” pungkasnya.

 
Diketahui masuknya Jokowi sebagai Wantimpres era Presiden Prabowo sudah mencuat sejak dua tahun lalu. Pada tahun lalu isu serupa juga muncul seiring dengan keluarnya hasil survei lembaga Rumah Politik Indonesia yang mengungkapkan mayoritas masyarakat menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) layak menjabat sebagai ketua Wantimpres.
 
Dalam survei tersebut menyebutkan sebanyak 81,01% responden menyatakan Jokowi memiliki kualitas untuk memimpin tokoh-tokoh lain dalam memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden, baik secara diminta maupun tidak.
 
Saat itu Jokowi mengatakan jika hal tersebut merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
 
"Saya tidak berada pada kewenangan untuk menentukan. Saya masuk atau tidak masuk, itu sepenuhnya kewenangan Presiden Prabowo Subianto," ungkap Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Selasa (11/3/2025).
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar