Ticker

7/recent/ticker-posts

Soal Keresahan Ormas Islam Terhadap Keanggotaan Board of Peace, Ini Jawaban Prabowo

 

Soal Keresahan Ormas Islam Terhadap Keanggotaan Board of Peace, Ini Jawaban Prabowo
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan Presiden Prabowo Subianto akan memperjelas tujuan dan landasan kebijakan Indonesia dalam keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Dewan tersebut dibentuk atas inisiatif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Presiden Prabowo Subianto meluruskan beberapa kesalahpahaman terkait keanggotaan Indonesia di Board of Peace kepada tokoh-tokoh muslim. Hal itu disampaikan Prabowo saat menggelar pertemuan bersama sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).
 
"Tadi disampaikan panjang lebar oleh Bapak presiden situasi yang melatarbelakangi, kemudian situasi geopolitik, situasi ekonomi dunia, kemudian juga meluruskan beberapa hal yang selama ini mungkin disalahartikan dari keikutsertaan Indonesia di Board of Peace," ungkap Menteri Luar Negeri Sugiono.
 
Sugiono mengatakan, Prabowo menjelaskan bahwa masuknya Indonesia menjadi salah satu anggota lembaga bentukan Amerika Serikat itu merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah khususnya di Palestina.


"Pertama adalah masuknya Indonesia ke Board of Peace ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk menciptakan pertama perdamaian di kawasan Timur Tengah khususnya di Palestina dan Gaza," ujarnya.
 
Sugiono menekankan, arah dari langkah keanggotaan Indonesia di Board of Peace adalah untuk tercapainya solusi perdamaian.
 
"Kemudian disampaikan juga mengenai keterlibatan Indonesia pada saat nanti mengirimkan pasukan ke Gaza, apa yang harus dilakukan, apa yang tidak harus dilakukan," jelasnya.
 
Menurutnya, semua upaya ini sudah sinkron dengan rencana pemerintah. "Saya kira itu semua sudah sinkron dengan apa yang direncanakan oleh pemerintah," pungkasnya.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar