Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus jadi korban
penyiraman air keras. @ICNN Indonesia/Arief Bimaputra
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Kasus anggota KontraS Andrie Yunus disiram air keras
oleh dua orang tak dikenal sampai ikut disorot Kantor Komisioner Tinggi untuk
Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-bangsa (OHCHR).
Andrie Yunus
disiram air keras oleh orang tak di kenal setelah membuat podcast di kantor
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.37 WIB, di
Jalan Salemba I, pada Kamis (12/3/2026) malam.
Kantor
Komisioner HAM PBB dalam cuitan di akun X mengecam aksi penyiraman air keras
terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
"Sangat
prihatin atas serangan asam (air keras) yang mengerikan terhadap Wakil
Koordinator Urusan Eksternal KontraS Andrie Yunus Komisi Orang Hilang dan
Korban Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. Mereka yang bertanggung jawab atas
tindak kekerasan pengecut ini harus dimintai pertanggung jawaban,"
demikian pernyataan kantor Komisioner HAM PBB.
"Pembela
hak asasi manusia harus dilindungi dalam pekerjaan vital mereka dan dapat
mengangkat isu-isu kepentingan publik tanpa rasa takut," lanjut pernyataan
tersebut dalam akun X.
Berdasarkan
kronologi yang dihimpun KontraS, beberapa hari sebelum kejadian korban menerima
panggilan dari nomor tidak dikenal pada 9 hingga 12 Maret 2026. Sebagian nomor
diduga berkaitan dengan spam penipuan, pinjaman online, hingga modus m-banking.
Pada hari
kejadian, Andrie beraktivitas seperti biasa dan berangkat dari kantor KontraS
menuju kantor Center of Economic and Law Studies (CELIOS) di Menteng sekitar
pukul 15.30 WIB untuk menghadiri pertemuan.
Usai agenda
itu, sekitar pukul 19.45 WIB Andrie menuju kantor YLBHI di Jalan Diponegoro,
Menteng, untuk melakukan perekaman podcast bersama staf YLBHI, Zainal Arifin.
Diskusi itu mengangkat tema "Remiliterisasi dan Judicial Review UU
TNI".
Perekaman
siniar selesai sekitar pukul 20.00 WIB, namun Andrie masih berada di kantor
YLBHI hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Setelahnya, korban sempat mengisi bahan
bakar di SPBU Cikini sebelum pulang menggunakan sepeda motor.
Sekitar pukul
23.37 WIB, Andrie melintas di Jalan Salemba I menggunakan sepeda motor Yamaha
Aerox berwarna kuning. Saat melintasi kawasan Talang, ia melihat dari kejauhan
sebuah sepeda motor yang dikendarai dua orang melawan arah.
Motor tersebut
diduga jenis Honda Beat atau Honda Vario model lama berwarna hitam dengan panel
putih di sisi belakang. Ketika kedua kendaraan berpapasan, pelaku langsung
menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.
Cairan
tersebut kemudian mengenai bagian kanan tubuh Andrie, terutama mata, wajah,
dada, dan tangan. Korban langsung berteriak kesakitan hingga menghentikan
motornya dan terjatuh.
Sumber : CNN
Indonesia
0 Komentar