Ilustrasi Andrie
Yunus aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras)/Pikiran
Rakyat Garut/dok
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Pihak Rumah Sakit
Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap Wakil Koordinator Komisi untuk
Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (27) sudah
stabil setelah menjalani serangkaian tindakan medis pascateror penyiraman air
keras tengah pekan lalu.
Untuk menangani kondisi tersebut,
Andrie menjalani tindakan pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan serta
transplantasi membran amnion guna melindungi permukaan mata dan mendukung
proses penyembuhan.
"Saat ini, kondisi umum pasien
sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa. Penanganan medis akan
terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi pasien,
termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk
membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan," demikian keterangan
pers RSCM, Senin (16/3/2026)
malam.
Andrie mengalami luka bakar akibat
paparan cairan kimia pada area wajah dan beberapa bagian tubuh. Andrie datang
ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat (13/3) dini hari sekitar pukul
12 malam. Ada keluhan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua
lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.
Aksi penyiraman air keras itu dilakukan di
kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.30
setelah korban pulang dari kegiatan siniarbertajuk"Remiliterisme dan
Judicial Review di Indonesia" di markas YLBHI.
Setibanya di IGD, tim medis RSCM
langsung melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan
menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam
pada area luka.
Sebagai penanganan awal, tim medis
melakukan irigasi atau pencucian pada area yang terpapar untuk menurunkan efek
zat kimia serta menormalkan kondisi jaringan.
"Hasil pemeriksaan lanjutan
menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada area tubuh
serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada
fase akut. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta
kerusakan pada permukaan kornea," ungkapnya.
Pembersihan
jaringan
Andrie telah menjalani serangkaian
tindakan pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan serta transplantasi
membran amnion guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.
Selanjutnya, Andrie dirawat di High
Care Unit (HCU) luka bakar untuk mendapatkan pemantauan dan perawatan lebih
lanjut secara komprehensif oleh tim medis multidisiplin yang terdiri dari
dokter spesialis mata, dokter bedah plastik rekonstruksi, serta tim medis
kegawatdaruratan.
Andrie menjadi korban penyiraman air
keras oleh OTK yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh
terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.
Sumber : CNN
Indonesia





0 Komentar