Ilustrasi Penimbunan BBM.@Antara
MAJALAHJURNALIS.Com (Aceh Tengah)
- Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin
Hasan melakukan sidak ke SPBU hingga pedagang eceran pasca terjadi antrean dan
panic buying. Muchsin menemukan adanya penjual yang menjual Pertamax mencapai
Rp 30 ribu per liter.
Muchsin
bersama rombongan awalnya mengunjungi SPBU Tansaril dan melihat antrean
kendaraan yang mengular. Di sana, Muchsin sempat menghubungi pihak Pertamina
untuk menanyakan stok BBM yang tersedia.
Dia
mendapatkan banyak penjelasan dari Pertamina bahwa stok BBM dalam kondisi aman
sehingga warga tidak perlu panik. Muchsin lalu meminta pihak SPBU untuk
mencegah kendaraan yang bolak-balik mengisi minyak.
"Lihat
juga jangan sampai ada pelat yang sama berkali-kali ke sini. Kalau ada tolong
proses dari kepolisian. Jangan sampai situasi seperti ini dimanfaatkan untuk
penimbunan," kata Muchsin seperti dikutip detikSumut, Jumat (6/3/2026).
Setelahnya,
Muchsin mengunjungi sejumlah kios yang berjualan BBM eceran. Beberapa kios
mengaku kehabisan minyak namun ada juga pedagang yang sengaja tidak menjual BBM
dengan alasan habis padahal stoknya masih ada.
Muchsin
meminta pedagang tidak curang dan BBM segera dijual ke masyarakat. Para
pedagang akhirnya membuka kembali tempat pengisian dan mengisi minyak ke motor
warga.
Di salah satu
kios, Muchsin bertemu dengan pedagang perempuan. Wanita itu mengaku sudah
menjual 300 liter Pertamax dengan harga Rp 30 ribu per liter.
"Sampai
heboh di pemerintah Rp 30 ribu kamu jual sementara minyak normal semua,"
jelas Muchsin.
Muchsin juga
sempat meminta identitas perempuan itu dan surat izin usaha. Namun pedagang
tersebut tidak mengantongi surat izin.
Sebelumnya,
warga di Aceh Tengah ramai-ramai membeli BBM dengan membawa jeriken. Pemerintah
setempat meminta warga tidak panic buying karena stok bahan bakar aman.
Dilihat
detikSumut dari video beredar, Rabu (4/3/2026), warga mendatangi SPBU dan
Pertashop dengan membawa jeriken berbagai ukuran. Antrean jeriken mengular.
Selain itu,
warga juga membeli BBM dalam jumlah banyak di pedagang eceran. Rata-rata
masyarakat memasukkan minyak dalam jeriken bukan dalam kendaraan.
Kadis Kominfo
Aceh Tengah Mustafa Kamal mengatakan, berdasarkan informasi dari PT Pertamina
stok BBM untuk wilayah Aceh Tengah dalam kondisi aman. Hari ini disebut ada
kapal yang bersandar membawa BBM untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran
Idul Fitri.
"Untuk
wilayah distribusi depot Lhokseumawe termasuk kabupaten Aceh Tengah di
dalamnya, stok di depot saat ini pertamax ada 1.3 juta liter, pertalite 4,3
juta liter dan solar 2,3 juta liter," kata Mustafa dalam keterangannya
Sumber :
detiksumut
0 Komentar