Kajari Karo, Danke Rajagukguk.dok instagram
Kejari Karo
MAJALAHJURNALIS.Com (Karo) - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke
Rajagukguk kini diamankan di Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta. Berikut profil
dan harta kekayaan Kajari Karo. Danke
Rajagukguk ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo lewat surat
keputusan Nomor Kep IV- 1425 tahun 2025 tertanggal 13 Oktober 2025. Surat
putusan ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto. Danke Rajagukguk
menggantikan Darwis Burhansyah, yang mendapat jabatan baru sebagai Kepala
Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Jawa Timur. Danke
Rajagukguk kemudian dilantik sebagai Kajari Karo oleh Kepala Kejaksaan Tinggi
Sumatera Utara (Kajati Sumut), Harli Siregar. Pelantikan berlangsung di Aula
Kejati Sumut, Medan, Rabu (5/11/2025). Danke menjadi
perempuan pertama yang menjabat sebagai Kajari Karo. Sebab, sebelumnya posisi
Kajari Karo selalu dipimpin oleh laki-laki. Danke
Rajagukguk menempuh pendidikan S1 jurusan hukum di Universitas HKBP Nommensen,
Medan. Danke memiliki gelar sarjana hukum (S.H.) dan magister sains (M.Si). Perjalanan
Karier Danke mencoba
CPNS Kejaksaan RI sejak tahun 2007 dan dinyatakan lulus. Kemudian, Danke
melanjutkan pendidikan jaksa tahun 2009. Rekam jejak
Kajari Karo pernah bertugas di beberapa wilayah seperti, Kejari Simalungun,
Kejari Pematangsiantar, Kejari Subang (Jawa Barat). Tidak hanya
itu, Danke juga pernah sebagai Jaksa di Gedung Bundar (JAM Pidsus Kejagung),
kemudian menjadi koordinator Kejati Kalimantan Barat. Hingga Danke Rajagukguk
dipercayakan menjadi Kajari Karo.
Harta kekayaan Berdasarkan
laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) dari komisi pembrantasan
korupsi (KPK) total harta kekayaan Danke minus Rp 140 juta. Danke terakhir
melaporkan harta dan kekayaannya pada 3 Maret 2026 untuk periodik 2025. Kajari
Karo ini juga memiliki harta tanah, alat transfortasi, kas dan harta bergerak.
Namun, Danke juga memiliki utang. "Kepala
Kejaksaan Negeri Karo, Danke Rajagukguk memiliki harta yakni tanah seluas 6.400
m2 di Kab / Kota Simalungun hasil sendiri Rp.192.000.000," dikutip dari LHKPN dari
KPK, Minggu (5/4/2026). Lebih lanjut,
Danke juga memiliki alat transfortasi dan mesin Rp.470.000.000. Terdiri dari
mobil suzuki grand vitara jeep tahun 2000 hasil sendiri Rp.240.000.000 dan
mobil mazda 2 minibus tahun 2010 hasil sendiri Rp.230.000.000. Selain itu,
Danke juga memiliki harta kekayaan bergerak dan kas. Namun, dalam laporan LHKPN
dilihat Danke tidak memiliki surat berharga dan harta lainnya. "Harta
bergerak lainnya Rp.5.000.000, surat berharga - (kosong), kas dan setara kas
Rp.11.100.000. Kemudian harta lainnya Rp - (kosong). Sub total Rp. 678.100.000,
sedangkan hutang Rp. 818.500.000. Jadi total kekayaan Rp. -140.400.000
(minus)," dilansir dari LHKPN. Setelah
beberapa bulan menjabat sebagai Kajari Karo, Danke Rajagukguk telah menjadi
sorotan tajam dari komisi lll DPR RI. Bahkan Danke didesak untuk dicopot dari
jabatanya buntut kasus pembuatan video profil desa di Karo, terdakwa Amsal
Sitepu. Dilansir dari
detiknews, Kejaksaan Agung (Kejagung) turun tangan untuk mengusut dugaan
pelanggaran etik dalam penanganan kasus Amsal Sitepu. Kejagung menarik Kepala
Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Dante Rajagukguk, Kasipidsus serta para jaksa
yang menangani kasus itu. "Bahwa
terhadap Kejari Karo, Kasipidsus, dan para Kasubsi atau JPU yang menangani kasus
tersebut saat ini sudah ditarik ke Kejaksaan Agung untuk dilakukan klarifikasi
dan dieksaminasi nantinya terhadap mereka oleh internal Kejaksaan Agung,"
kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan, Minggu (5/4/2026). Sumber : detiksumut
0 Komentar