Film Rush Hour 4
terancam tertunda setelah Jackie Chan dan Chris Tucker menolak bayaran US$ 8 juta
atau sekitar Rp 138 miliar.@Instagram/christucker.
MAJALAHJURNALIS.Com (Los Angeles) - Proyek film Rush Hour 4 terancam tertunda
setelah dua bintang utamanya, Jackie Chan dan Chris Tucker, menolak tawaran
bayaran sebesar US$ 8 juta atau sekitar Rp 138 miliar. Keduanya menilai angka
tersebut tidak sebanding dengan nilai yang pernah mereka terima sebelumnya.
Produksi Rush Hour 4 mulai digagas kembali pada akhir
tahun lalu dengan rencana mempertemukan kembali duet legendaris tersebut
setelah hampir dua dekade. Namun, sumber menyebutkan tawaran awal produser jauh
lebih rendah dibanding honor mereka di film ketiga pada 2007.
Meski demikian, negosiasi antara pihak studio dan kedua
aktor masih berlangsung. Sumber yang dikutip TMZ menyebut proses ini merupakan
hal lazim dalam industri film, sehingga peluang Jackie Chan dan Chris Tucker
kembali membintangi franchise ini masih terbuka.
Rencana produksi disebutkan akan dimulai pada akhir musim
panas. Sutradara Brett Ratner diperkirakan tetap memimpin proyek ini, setelah
sebelumnya lama mengembangkan Rush Hour 4 namun terkendala pendanaan.
Proyek tersebut akhirnya mendapat lampu hijau dari
Paramount Pictures pada akhir tahun lalu. Dukungan juga datang dari Presiden AS
Donald Trump yang disebut turut membantu menggalang dana melalui jaringan
investornya.
Dalam sejumlah wawancara sebelumnya, Jackie Chan mengaku
masih tertarik untuk kembali membintangi film tersebut. Saat mempromosikan
Karate Kid: Legends pada 2025, ia sempat berkelakar, “Saya tidak tahu kapan
film itu dimulai. Tanyakan saja kepada sutradara atau studio. Cepatlah, atau
kami akan berusia 100 tahun!” kelakarnya.
Rush Hour merupakan salah satu franchise aksikomedi
paling sukses di Hollywood. Film pertama dirilis pada 1998, diikuti sekuel pada
2001 dan 2007, yang semuanya meraih kesuksesan komersial.
Serial ini mengisahkan petualangan detektif James Carter
(Chris Tucker) dan Inspektur Lee (Jackie Chan) dalam membongkar jaringan
kriminal. Kombinasi aksi, seni bela diri, dan komedi menjadi daya tarik utama
film tersebut.
Selain sukses secara komersial, Rush Hour juga berperan
besar dalam memperkuat posisi Jackie Chan sebagai bintang internasional dari
Asia.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar