Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Tim SAR Evakuasi 5 Warga Sibolangit Deli Serdang Tewas Tertimpa Longsor

 

Tim SAR Evakuasi 5 Warga Sibolangit Deli Serdang Tewas Tertimpa Longsor
Petugas SAR saat mengevakuasi para korban tewas lonsor di Desa Sembahe, Sibolangit, Deli Serdang, Sumut.@dok. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan

MAJALAHJURNALIS.Com (Deliserdang) - Lima warga dilaporkan tewas usai rumah mereka tertimpa longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Begini proses pencarian para korban hingga akhirnya ditemukan petugas Tim SAR, lalu dievakuasi para korban.
 
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika memerinci para korban yang tewas, yakni Rizki Sembiring (14), Gobal (39), Boy Simorangkir (48), Rosilawati Ginting (48), dan Jamilah Ginting (49). Sementara korban selamat bernama Sehat Br Tarigan (70).
 
"Kondisi medan yang berat serta akses jalan yang licin menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi. Namun, seluruh unsur SAR tetap berupaya maksimal hingga akhirnya seluruh korban berhasil ditemukan. Dengan telah ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan kehilangan maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," kata Hery, Rabu (8/4/2026).
 
Hery menyebut pihaknya langsung menuju lokasi usai mendapatkan informasi kejadian itu. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari para korban.
 
Pada pukul 03.15 WIB, kata Hery, tim melaksanakan pencarian menggunakan dengan luas area sekitar 500 meter persegi. Upaya pencarian pun membuahkan hasil.
 
Pada pukul 04.08 WIB, korban pertama bernama Rizki bisa ditemukan.
"Di mana korban pertama atas nama Rizki Sembiring ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi menuju RS Pancur Batu," jelasnya.
 
Pencarian korban lainnya pun terus dilakukan. Pada pukul 06.15 WIB petugas kembali menemukan korban Boy Simorangkir (48) Setelah itu, korban lainnya pun ditemukan satu persatu dalam kondisi meninggal dunia.
 
Sebelumnya, Camat Sibolangit Arif Budiman Tarigan mengatakan ada sebanyak delapan rumah warga rusak parah usai tertimpa longsor yang terjadi di Desa Sembahe.


"Total delapan rumah yang tertimpa longsor," kata Arif Budiman Tarigan saat dikonfirmasi detikSumut.
 
Arif mengatakan rumah warga yang terkena longsor itu tepatnya berada di Dusun 3, Desa Sembahe. Dari total delapan rumah itu, enam pemiliknya menjadi korban.
 
Rinciannya, lima meninggal, sedangkan satu diantaranya mengalami luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Mantan Camat Kutalimbaru itu menyebut bahwa rumah-rumah yang tertimpa longsor itu mengalami kerusakan yang cukup parah.
 
"Waktu terjadi longsor, yang berada di rumahnya dan menjadi korban ada enam orang, hampir rata rusak kategori berat," jelasnya.
 
Selain di Sembahe, kata Arif, sejumlah titik lainnya di Sibolangit juga terjadi longsor, tetapi tidak separah di Desa Sembahe. Banjir dan longsor yang terjadi itu disebabkan hujan deras dan angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut.
 
"Memang tadi malam intensitas hujannya cukup tinggi, angin cukup kencang, sehingga beberapa titik di wilayah Sibolangit itu mengalami longsor, paling parah itu di Sembahe, di (kawasan) Tirtanadi juga ada longsor," ujarnya.
 
Arus Lalu Lintas Sudah Normal
 
Arif mengatakan material-material longsor yang menutupi jalan telah dibersihkan. Kini, arus lalu lintas menuju Berastagi atau pun sebaliknya telah kembali normal.
 
"Tadi malam sudah langsung kita kita bersihkan sisa longsoran melalui alat berat, Semua sudah dibersihkan, sudah normal untuk arus lintas di lokasi," pungkasnya.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar